Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 3891

Kitab: Puasa

Bab: Dimakruhkan puasa pada hari yang masih diragukan

حَدَّثَنَا أَبُو سَعِيدٍ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ سَعِيدٍ الْأَشَجُّ حَدَّثَنَا أَبُو خَالِدٍ الْأَحْمَرُ عَنْ عَمْرِو بْنِ قَيْسٍ الْمُلَائِيِّ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ صِلَةَ بْنِ زُفَرَ قَالَ
كُنَّا عِنْدَ عَمَّارِ بْنِ يَاسِرٍ فَأُتِيَ بِشَاةٍ مَصْلِيَّةٍ فَقَالَ كُلُوا فَتَنَحَّى بَعْضُ الْقَوْمِ فَقَالَ إِنِّي صَائِمٌ فَقَالَ عَمَّارٌ مَنْ صَامَ الْيَوْمَ الَّذِي يَشُكُّ فِيهِ النَّاسُ فَقَدْ عَصَى أَبَا الْقَاسِمِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
قَالَ وَفِي الْبَاب عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ وَأَنَسٍ قَالَ أَبُو عِيسَى حَدِيثُ عَمَّارٍ حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ وَالْعَمَلُ عَلَى هَذَا عِنْدَ أَكْثَرِ أَهْلِ الْعِلْمِ مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَمَنْ بَعْدَهُمْ مِنْ التَّابِعِينَ وَبِهِ يَقُولُ سُفْيَانُ الثَّوْرِيُّ وَمَالِكُ بْنُ أَنَسٍ وَعَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْمُبَارَكِ وَالشَّافِعِيُّ وَأَحْمَدُ وَإِسْحَقُ كَرِهُوا أَنْ يَصُومَ الرَّجُلُ الْيَوْمَ الَّذِي يُشَكُّ فِيهِ وَرَأَى أَكْثَرُهُمْ إِنْ صَامَهُ فَكَانَ مِنْ شَهْرِ رَمَضَانَ أَنْ يَقْضِيَ يَوْمًا مَكَانَهُ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Abu Sa'id Abdullah bin Sa'id Al Asyajj[1] telah menceritakan kepada kami Abu Khalid Al Ahmar[2] dari Amru bin Qais Al Mula'i[3] dari Abu Ishaq[4] dari Shilah bin Zufar[5] dia berkata, ketika kami bersama 'Ammar bin Yasir[6] lalu dihidangkan kambing yang telah dibakar, kemudian dia berkata, Makanlah. Lantas sebagian orang beranjak mundur sambil berkata, saya sedang berpuasa, dia berkata, barang siapa yang berpuasa pada hari syak (yang diragukan apakah tanggal tiga puluh sya'ban atau awal Ramadlan) maka dia telah durhaka terhadap Abul Qasim (Rasulullah). (perawi) berkata, dalam bab ini (ada juga riwayat -pent) dari Abu Hurairah dan Anas. Abu 'Isa berkata, hadits 'Ammar merupakan hadits hasan shahih dan diamalkan oleh kebanyakan ulama dari kalangan shahabat Nabi Shalallahu 'alaihi wa salam dan orang-orang sepeninggal mereka dari para tabi'in, ini juga pendapat Sufyan Ats Tsauri, Malik bin Anas, Abdullah bin Al Mubarak, Syafi', Ahmad dan Ishaq, mereka membenci orang yang berpuasa pada hari syak, jika ternyata hari itu adalah awal Ramadlan, maka dia wajib mengqadla' satu hari sebagai gantinya.

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Abdullah bin Sa'id bin Hushain, Al Kindiy, Abu Sa'id, Al Asyajj, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 257 H, hidup di Kufah.
  2. [2] Sulaiman bin Hayyan, Al Azdiy, Abu Khalid, Al Ahmar, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 189 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.
  3. [3] Amru bin Qais, Al Mula'iy, Abu 'Abdullah , Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), hidup di Kufah, wafat di Samira'.
  4. [4] Amru bin 'Abdullah bin 'Ubaid, As Suba'iy Al Hamdaniy, Abu Ishaq, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 128 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.
  5. [5] Shilah bin Zufar, Al 'Abasiy, Abu Al 'Alaa', Tabi'in kalangan tua, hidup di Kufah, wafat di Kufah.
  6. [6] Ammar bin Yasir bin 'Amir bin Malik bin Kinanah bin Qays, Al 'Anasiy Al Madaniy, Abu Al Yaqzhan, Shahabat, wafat tahun 37 H, hidup di Kufah, wafat di Sharifain.