Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 3891

Kitab: Zakat

Bab: Keutamaan sedekah

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْمَعِيلَ حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ إِسْمَعِيلَ حَدَّثَنَا صَدَقَةُ بْنُ مُوسَى عَنْ ثَابِتٍ عَنْ أَنَسٍ قَالَ
سُئِلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيُّ الصَّوْمِ أَفْضَلُ بَعْدَ رَمَضَانَ فَقَالَ شَعْبَانُ لِتَعْظِيمِ رَمَضَانَ قِيلَ فَأَيُّ الصَّدَقَةِ أَفْضَلُ قَالَ صَدَقَةٌ فِي رَمَضَانَ
قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ غَرِيبٌ وَصَدَقَةُ بْنُ مُوسَى لَيْسَ عِنْدَهُمْ بِذَاكَ الْقَوِيِّ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Isma'il[1] telah menceritakan kepada kami Musa bin Isma'il[2] telah menceritakan kepada kami Shadaqah bin Musa[3] dari Tsabit[4] bin Anas[5] dia berkata, Nabi Shallallaahu 'alaihi wasallam ditanya tentang puasa yang paling utama setelah Ramadlan, Beliau menjawab: "Bulan Sya'ban untuk memuliakan Ramadlan, " Beliau ditanya lagi, lalu Shadaqah apa yang paling utama? Beliau menjawab: "Shadaqah di bulan Ramadlan." Abu 'Isa berkata, ini adalah hadits gharib dan menurut ahlul hadits Shadaqah bin Musa bukanlah rawi yang kuat.

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. 1] Muhammad bin Isma'il bin Ibrahim, Al Bukhariy Al Ju'fiy, Abu 'Abdullah , Tabi'ul Atba' kalangan pertengahan, wafat tahun 256 H, hidup di Bukhara.
  2. [2] Musa bin Isma'il, At Tabudzakiy Al Manqiriy, Abu Salamah, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 223 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  3. [3] Shadaqah bin Musa, Ad Daqiqiy As Salmiy, Abu Al Mughirah, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, hidup di Bashrah.
  4. [4] Tsabit bin Aslam, Abu Muhammad, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 127 H, hidup di Bashrah.
  5. [5] Anas bin Malik bin An Nadlir bin Dlamdlom bin Zaid bin Haram, Al Anshariy Al Madaniy, Abu Hamzah, Shahabat, wafat tahun 91 H, hidup di Bashrah.