Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 3891

Kitab: Tafsir al qur`an

Bab: Diantara surat al-an'am

حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ خَشْرَمٍ أَخْبَرَنَا عِيسَى بْنُ يُونُسَ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ إِبْرَاهِيمَ عَنْ عَلْقَمَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ
لَمَّا نَزَلَتْ
{ الَّذِينَ آمَنُوا وَلَمْ يَلْبِسُوا إِيمَانَهُمْ بِظُلْمٍ }
شَقَّ ذَلِكَ عَلَى الْمُسْلِمِينَ فَقَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَأَيُّنَا لَا يَظْلِمُ نَفْسَهُ قَالَ لَيْسَ ذَلِكَ إِنَّمَا هُوَ الشِّرْكُ أَلَمْ تَسْمَعُوا مَا قَالَ لُقْمَانُ لِابْنِهِ
{ يَا بُنَيَّ لَا تُشْرِكْ بِاللَّهِ إِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيمٌ }
قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Ali bin Khusyram[1] telah mengabarkan kepada kami Isa bin Yunus[2] dari Al A'masy[3] dari Ibrahim[4] dari 'Alqamah[5] dari Abdullah[6] ia berkata; "Saat turun ayat Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan kezhaliman QS Al An`am: 82, kaum muslimin merasa berat karenanya dan bertanya; "Wahai Rasulullah, adakah diantara kami yang tidak pernah mendzalimi dirinya?" Beliau bersabda: "Bukan begitu, maksudnya adalah syirk, bukankah kalian mendengar apa yang dikatakan Luqman kepada anaknya? Wahai anakku janganlah engkau mempersekutukan Allah, sesungguhnya syirik itu adalah kedzhaliman yang besar. QS Luqman: 13. Abu Isa mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih.

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Ali bin Khasyram bin 'Abdur Rahman, Al Marwaziy, Abu Al Hasan, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 257 H, hidup di Himsh.
  2. [2] Isa bin Yunus bin Abi Ishaq, As Suba'iy, Abnu 'Amru, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 187 H, hidup di Kufah, wafat di Hadats.
  3. [3] Sulaiman bin Mihran, Al Asadiy Al Kahiliy, Abu Muhammad, Al A'masy, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 147 H, hidup di Kufah.
  4. [4] Ibrahim bin Yazid bin Qays, An Nakha'iy, Abu 'Imrah, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 96 H, hidup di Kufah.
  5. [5] Alqamah bin Qays bin 'Abdullah bin Malik bin 'Alqamah, An Nakha'iy, Abu Syabul, Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 62 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.
  6. [6] Abdullah bin Mas'ud bin Ghafil bin Habib, Al Hadzliy Al Madaniy, Abu 'Abdur Rahman, Ibnu Ummi 'Abd, Shahabat, wafat tahun 32 H, hidup di Kufah, wafat di Madinah.