Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 3891

Kitab: Makanan

Bab: Wudhu sebelum menyantap dan sesudahnya

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ مُوسَى حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ نُمَيْرٍ حَدَّثَنَا قَيْسُ بْنُ الرَّبِيعِ قَالَ ح و حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْكَرِيمِ الْجُرْجَانِيُّ عَنْ قَيْسِ بْنِ الرَّبِيعِ الْمَعْنَى وَاحِدٌ عَنْ أَبِي هَاشِمٍ يَعْنِي الرُّمَّانِيَّ عَنْ زَاذَانَ عَنْ سَلْمَانَ قَالَ
قَرَأْتُ فِي التَّوْرَاةِ أَنَّ بَرَكَةَ الطَّعَامِ الْوُضُوءُ بَعْدَهُ فَذَكَرْتُ ذَلِكَ للنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَخْبَرْتُهُ بِمَا قَرَأْتُ فِي التَّوْرَاةِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَرَكَةُ الطَّعَامِ الْوُضُوءُ قَبْلَهُ وَالْوُضُوءُ بَعْدَهُ
قَالَ وَفِي الْبَاب عَنْ أَنَسٍ وَأَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ أَبُو عِيسَى لَا نَعْرِفُ هَذَا الْحَدِيثَ إِلَّا مِنْ حَدِيثِ قَيْسِ بْنِ الرَّبِيعِ وَقَيْسُ بْنُ الرَّبِيعِ يُضَعَّفُ فِي الْحَدِيثِ وَأَبُو هَاشِمٍ الرُّمَّانِيُّ اسْمُهُ يَحْيَى بْنُ دِينَارٍ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Musa[1], telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Numair[2], telah menceritakan kepada kami Qais bin Ar Rabi'[3] ia berkata; -dalam riwyat lain- Dan telah menceritakan kepada kami Qutaibah[4], telah menceritakan kepada kami Abdul Karim Al Jurjani[5] dari Qais bin Ar Rabi'[3] -dengan makna yang satu- dari Abu Hasyim Ar Rumani[7] dari Zadzan[8] dari Salman[9] ia berkata; Aku membaca di dalam Taurat, "Sesungguhnya barokah makanan itu dengan berwudlu sesudah memakannya." Lalu aku sampaikan hal itu kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, maka beliau bersabda: "Barakah makanan itu dengan berwudhu sebelum dan sesudah memakannya." Hadits semakna diriwayatkan dari Anas dan Abu Hurairah. Abu Isa berkata; Kami tidak mengetahui hadits ini kecuali dari haditsnya Qais bin Rasi' namun dia di-dha'if-kan dalam periwayatan hadits.

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Yahya bin Musa bin 'Abdui Rabbihi bin Salim, Al Haddaniy Al Balkhiy, Abu Zakariya, Khittun, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 240 H, hidup di Kufah.
  2. [2] Abdullah bin Numair, Al Hamdaniy Al Kharifiy, Abu Hisyam, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 199 H, hidup di Kufah.
  3. [3] Qais bin Ar Rabi', Al Asadiy, Abu Muhammad, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 167 H, hidup di Kufah.
  4. [4] Qutaibah bin Sa'id bin Jamil bin Tharif bin 'Abdullah , Ats Tsaqafiy Al Baghlaniy, Abu Raja', Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 240 H, hidup di Himsh.
  5. [5] Abdul Karim bin Muhammad, Al Jurjaniy, Abu Muhammad, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, hidup di Tunisia, wafat di Marur Rawdz.
  6. [6] Qais bin Ar Rabi', Al Asadiy, Abu Muhammad, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 167 H, hidup di Kufah.
  7. [7] Yahya bin Dinar, Ar Rummaniy, Abu Hasyim, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 122 H, hidup di Hait.
  8. [8] Zadzan, Abu 'Umar, Al Bazzar wa Al Dlurair, Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 82 H, hidup di Kufah.
  9. [9] Salman bin Al Islam, Al Farisiy, Abu 'Abdullah , Salman Al Khair, Shahabat, wafat tahun 33 H, hidup di Madinah, wafat di Mada'in.