Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 5662

Kitab: Perhiasan

Bab: Mencabut uban atau jenggot

أَخْبَرَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ الْحَكَمِ قَالَ حَدَّثَنَا أَبِي وَأَبُو الْأَسْوَدِ النَّضْرُ بْنُ عَبْدِ الْجَبَّارِ قَالَا حَدَّثَنَا الْمُفَضَّلُ بْنُ فَضَالَةَ عَنْ عَيَّاشِ بْنِ عَبَّاسٍ الْقِتْبَانِيِّ عَنْ أَبِي الْحُصَيْنِ الْهَيْثَمِ بْنِ شُفَيٍّ وَقَالَ أَبُو الْأَسْوَدِ شُفَيٌّ إِنَّهُ سَمِعَهُ يَقُولُ
خَرَجْتُ أَنَا وَصَاحِبٌ لِي يُسَمَّى أَبَا عَامِرٍ رَجُلٌ مِنْ الْمَعَافِرِ لِنُصَلِّيَ بِإِيلِيَاءَ وَكَانَ قَاصُّهُمْ رَجُلًا مِنْ الْأَزْدِ يُقَالُ لَهُ أَبُو رَيْحَانَةَ مِنْ الصَّحَابَةِ قَالَ أَبُو الْحُصَيْنِ فَسَبَقَنِي صَاحِبِي إِلَى الْمَسْجِدِ ثُمَّ أَدْرَكْتُهُ فَجَلَسْتُ إِلَى جَنْبِهِ فَقَالَ هَلْ أَدْرَكْتَ قَصَصَ أَبِي رَيْحَانَةَ فَقُلْتُ لَا فَقَالَ سَمِعْتُهُ يَقُولُ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ عَشْرٍ عَنْ الْوَشْرِ وَالْوَشْمِ وَالنَّتْفِ وَعَنْ مُكَامَعَةِ الرَّجُلِ الرَّجُلَ بِغَيْرِ شِعَارٍ وَعَنْ مُكَامَعَةِ الْمَرْأَةِ الْمَرْأَةَ بِغَيْرِ شِعَارٍ وَأَنْ يَجْعَلَ الرَّجُلُ أَسْفَلَ ثِيَابِهِ حَرِيرًا مِثْلَ الْأَعَاجِمِ أَوْ يَجْعَلَ عَلَى مَنْكِبَيْهِ حَرِيرًا أَمْثَالَ الْأَعَاجِمِ وَعَنْ النُّهْبَى وَعَنْ رُكُوبِ النُّمُورِ وَلُبُوسِ الْخَوَاتِيمِ إِلَّا لِذِي سُلْطَانٍ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah mengabarkan kepada kami 'Abdurrahman bin Abdullah bin Abdul Hakam[1] ia berkata; telah menceritakan kepada kami Bapakku[2] dan Abu Al Aswad An Nadlr bin Abdul Jabbar[3] keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami Al Mufadldlal bin Fadlalah[4] dari Ayyasy bin Abbas Al Qitbani[5] dari Abu Al Hushain Al Haitsam bin Syufay[6]. Abu Al Aswad Syufay[7] berkata; sesungguhnya ia mendengarnya berkata, "Aku dengan seorang temanku yang bernama Abu Amir, seorang laki-laki dari bani Al Ma'afir, keluar untuk shalat di Iliya. Dan yang biasa memberi mereka nasihat adalah seorang laki-laki dari Al Azdi yang bernama Abu Raihanah[8], seorang sahabat Nabi. Abu Al Hushain berkata, "Temanku itu mendahului aku datang ke masjid, kemudian aku menyusulnya dan duduk di sampingnya. Ia berkata, "Apakah engkau pernah mendengar kisah Abu Raihanah?" Aku menjawab, "Belum." Ia (kawanku) kemudian berkata, "Abu Raihanah mengatakan bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melarang dari sepuluh perkara; meratakan gigi, memakai tato, mencabut uban, dua orang lelaki yang tidur bareng tanpa kain yang membatasinya, dua orang wanita tidur bareng tanpa kain yang membatasinya, seorang laki-laki yang melapisi kain bajunya dengan sutera sebagaimana orang 'ajam (bukan arab) -atau ia mengatakan- meletakkan di atas pundaknya kain sutera seperti orang 'ajam, merampok, memakai kulit harimau dan memakai cincin kecuali penguasa."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Abdur Rahman bin 'Abdullah bin 'Abdul Hakam, Abu Al Qasim, Tabi'ul Atba' kalangan pertengahan, wafat tahun 257 H, hidup di Maru.
  2. [2] Abdullah bin 'Abdul Hakam bin A'yan, Al Malikiy, Abu Muhammad, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 214 H, hidup di Maru, wafat di Iskandariyah.
  3. [3] An Nadlir bin 'Abdul Jabbar bin Nashir, Abu Al Aswad, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 219 H, hidup di Maru.
  4. [4] Al Mufadlol bin Fadlolah bin 'Ubaid, Abu Mu'awiyah, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 181 H, hidup di Maru.
  5. [5] Ayyasy bin 'Abbas, Al Qutbaniy Al Humairiy, Abu 'Abdur Rahim, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 133 H, hidup di Maru.
  6. [6] Al Haitsam bin Syufay, Abu Al Hushain, Tabi'in kalangan tua, hidup di Maru.
  7. [7] An Nadlir bin 'Abdul Jabbar bin Nashir, Abu Al Aswad, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 219 H, hidup di Maru.
  8. [8] Syam'un bin Zaid bin Khunafah, Al Azdiy, Abu Raihanah, Shahabat, hidup di Syam.