Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 5662

Kitab: Qussamah

Bab: Mata buta sebelah yang masih berada di tempat jika ditempeleng

أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ بْنِ مُحَمَّدٍ قَالَ أَنْبَأَنَا ابْنُ عَائِذٍ قَالَ حَدَّثَنَا الْهَيْثَمُ بْنُ حُمَيْدٍ قَالَ أَخْبَرَنِي الْعَلَاءُ وَهُوَ ابْنُ الْحَارِثِ عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَضَى فِي الْعَيْنِ الْعَوْرَاءِ السَّادَّةِ لِمَكَانِهَا إِذَا طُمِسَتْ بِثُلُثِ دِيَتِهَا وَفِي الْيَدِ الشَّلَّاءِ إِذَا قُطِعَتْ بِثُلُثِ دِيَتِهَا وَفِي السِّنِّ السَّوْدَاءِ إِذَا نُزِعَتْ بِثُلُثِ دِيَتِهَا

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah mengabarkan kepada kami Ahmad bin Ibrahim bin Muhammad[1] telah menceritakan kepada kami Ibnu 'Aidz[2] telah menceritakan kepada kami Al Haitsam bin Humaid[3] telah menceritakan kepadaku Al 'Ala` yaitu Ibnu Al Harits[4] dari 'Amru bin Syu'aib[5] dari ayahnya[6] dari kakeknya[7] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menetapkan diyat untuk mata yang cacat sebelah apabila tidak bisa melihat dengan sepertiga diyatnya, dan untuk tangan yang lumpuh jika terpotong dengan sepertiga diyatnya, pada gigi hitam apabila terlepas dengan sepertiga diyatnya.

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Ahmad bin Ibrahim bin Muhammad bin 'Abdullah bin Bakkar, Al Basriy Ad Damsyiqiy, Abu 'Abdul Malik, Tabi'ul Atba' kalangan pertengahan, wafat tahun 289 H, hidup di Syam.
  2. [2] Muhammad bin 'A'idz bin Ahmad, Ad Damasyqiy, Abu Ahmad, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 233 H, hidup di Syam, wafat di Dujail.
  3. [3] Al Haitsam bin Humaid, Abu Ahmad , Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, hidup di Syam.
  4. [4] Al 'Alaa' bin Al Harits bin 'Abdul Warits, Abu Wahab, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 136 H, hidup di Syam.
  5. [5] Amru bin Syu'aib bin Muhammad bin 'Abdullah bin 'Amru , Al Qurasyiy As Sahmiy, Abu Ibrahim, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 118 H, hidup di Marur Rawdz.
  6. [6] Syu'aib bin 'Abdullah bin 'Amru bin Al 'Ash, Al Qurasyiy As Sahmiy, Tabi'in kalangan pertengahan, hidup di Hijaz.
  7. [7] Abdullah bin 'Amru bin Al 'Ash bin Wa'il, As Sahmiy Al Qurasyiy, Abu Muhammad, Shahabat, wafat tahun 63 H, hidup di Maru, wafat di Tha'if.