Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 5662

Kitab: Kesucian darah

Bab: Yang menjadikan darah muslim boleh ditumpahkan

أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو إِسْحَقَ عَنْ عَمْرِو بْنِ غَالِبٍ قَالَ قَالَتْ عَائِشَةُ
أَمَا عَلِمْتَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا يَحِلُّ دَمُ امْرِئٍ مُسْلِمٍ إِلَّا رَجُلٌ زَنَى بَعْدَ إِحْصَانِهِ أَوْ كَفَرَ بَعْدَ إِسْلَامِهِ أَوْ النَّفْسُ بِالنَّفْسِ
وَقَّفَهُ زُهَيْرٌ أَخْبَرَنَا هِلَالُ بْنُ الْعَلَاءِ قَالَ حَدَّثَنَا حُسَيْنٌ قَالَ حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو إِسْحَقَ عَنْ عَمْرِو بْنِ غَالِبٍ قَالَ قَالَتْ عَائِشَةُ يَا عَمَّارُ أَمَا إِنَّكَ تَعْلَمُ أَنَّهُ لَا يَحِلُّ دَمُ امْرِئٍ إِلَّا ثَلَاثَةٌ النَّفْسُ بِالنَّفْسِ أَوْ رَجُلٌ زَنَى بَعْدَ مَا أُحْصِنَ وَسَاقَ الْحَدِيثَ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah mengabarkan kepada kami 'Amr bin Ali[1], ia berkata; telah menceritakan kepada kami Yahya[2], ia berkata; telah menceritakan kepada kami Sufyan[3], ia berkata; telah menceritakan kepada kami Abu Ishaq[4] dari 'Amr bin Ghalib[5], ia berkata; Aisyah[6] berkata; tidakkah engkau mengetahui bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidak halal darah seorang muslim kecuali seorang laki-laki yang berzina setelah menikah, atau kafir setelah masuk Islam, serta membunuh jiwa." Hadits tersebut dimauqufkan oleh Zuhair. Telah mengabarkan kepada kami Hilal bin Al 'Ala`[7], ia berkata; telah menceritakan kepada kami Husain[8] berkata; telah menceritakan kepada kami Zuhair[9], ia berkata; telah menceritakan kepada kami Abu Ishaq[4] dari 'Amr bin Ghalib[5], ia berkata; Aisyah[6] berkata; wahai Ammar, tidakkah engkau mengetahui bahwa tidak halal darah seseorang kecuali karena tiga perkara, yaitu: membunuh jiwa, atau seseorang yang berzina setelah menikah.. dan ia menyebutkan hadits.

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Amru bin 'Ali bin bahar bin Kunaiz, Al Falas Ash Shairifiy, Abu Hafsh, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 249 H, hidup di Bashrah, wafat di Askar.
  2. [2] Yahya bin Sa'id bin Farrukh, Al Qaththan At Tamimiy, Abu Sa'id, Al Ahwal, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 198 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  3. [3] Sufyan bin Sa'id bin Masruq, Ats Tsauriy, Abu 'Abdullah , Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 161 H, hidup di Kufah, wafat di Bashrah.
  4. [4] Amru bin 'Abdullah bin 'Ubaid, As Suba'iy Al Hamdaniy, Abu Ishaq, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 128 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.
  5. [5] Amru bin Ghalib, Al Hamdaniy, Tabi'in kalangan pertengahan, hidup di Kufah.
  6. [6] Aisyah binti Abi Bakar Ash Shiddiq, At Taymiyyah, Ummu 'Abdullah, Ummu Al Mu'minin, Shahabat, wafat tahun 58 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  7. [7] Hilal bin Al 'Alaa' bin Hilal, Al Bahiliy Ar Raqqiy, Abu 'Umar, Shahabat, wafat tahun 280 H, hidup di Jazirah, wafat di Raqqah.
  8. [8] Al Husain bin 'Ayyasy bin Hazim, Abu Bakar, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 204 H, hidup di Jazirah, wafat di Bajida'.
  9. [9] Zuhair bin Mu'awiyah bin Hudaij, Al Ja'fiy, Abu Khaitsamah, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 173 H, hidup di Kufah, wafat di Jazirah.
  10. [10] Amru bin 'Abdullah bin 'Ubaid, As Suba'iy Al Hamdaniy, Abu Ishaq, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 128 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.
  11. [11] Amru bin Ghalib, Al Hamdaniy, Tabi'in kalangan pertengahan, hidup di Kufah.
  12. [12] Aisyah binti Abi Bakar Ash Shiddiq, At Taymiyyah, Ummu 'Abdullah, Ummu Al Mu'minin, Shahabat, wafat tahun 58 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.