Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 5662

Kitab: Penikahan

Bab: Dihalalkan farji

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ بَزِيعٍ قَالَ حَدَّثَنَا يَزِيدُ قَالَ حَدَّثَنَا سَعِيدٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ الْحَسَنِ عَنْ سَلَمَةَ بْنِ الْمُحَبَّقِ
أَنَّ رَجُلًا غَشِيَ جَارِيَةً لِامْرَأَتِهِ فَرُفِعَ ذَلِكَ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ إِنْ كَانَ اسْتَكْرَهَهَا فَهِيَ حُرَّةٌ مِنْ مَالِهِ وَعَلَيْهِ الشَّرْوَى لِسَيِّدَتِهَا وَإِنْ كَانَتْ طَاوَعَتْهُ فَهِيَ لِسَيِّدَتِهَا وَمِثْلُهَا مِنْ مَالِهِ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah mengabarkan kepada kami Muhammad bin Abdullah bin Bazi'[1], ia berkata; telah menceritakan kepada kami Yazid[2], ia berkata; telah menceritakan kepada kami Sa'id[3] dari Qatadah[4] dari Al Hasan[5] dari Salamah bin Al Muhabbaq[6] bahwa seorang laki-laki menggauli sahaya isterinya, kemudian hal tersebut diadukan kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, dan beliau bersabda: "Apabila ia memaksanya maka sahaya tersebut merdeka dengan biaya dari harta orang tersebut, dan ia wajib mengganti untuk tuannya dengan yang semisalnya. Dan jika sahaya tersebut menyerahkan diri dengan suka rela, maka sahaya tersebut menjadi miliknya dan ia wajib mengganti untuk tuannya dengan yang semisalnya."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Muhammad bin 'Abdullah bin Bazi', Al Bashriy, Abu 'Abdullah , Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 247 H, hidup di Bashrah.
  2. [2] Yazid bin Zurai', Al 'Iysiy, Abu Mu'awiyah, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 182 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  3. [3] Sa'id bin Abi 'Urubah Mihran, Al Yasykuriy Al 'Adawiy, Abu An Nadlor, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 156 H, hidup di Bashrah.
  4. [4] Qatadah bin Da'amah bin Qatadah, As Sadusiy, Abu Al Khaththab, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 117 H, hidup di Bashrah, wafat di Hait.
  5. [5] Al Hasan bin Abi Al Hasan Yasar, Al Bashriy, Abu Sa'id, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 110 H, hidup di Bashrah.
  6. [6] Salamah bin Al Muhabbaq, Al Hadzliy, Abu Sinan, Shahabat, hidup di Bashrah.