Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 5662

Kitab: Puasa

Bab: Bagaimana fajar

أَخْبَرَنَا مَحْمُودُ بْنُ غَيْلَانَ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو دَاوُدَ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ أَنْبَأَنَا سَوَادَةُ بْنُ حَنْظَلَةَ قَالَ سَمِعْتُ سَمُرَةَ يَقُولُ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَغُرَّنَّكُمْ أَذَانُ بِلَالٍ وَلَا هَذَا الْبَيَاضُ حَتَّى يَنْفَجِرَ الْفَجْرُ هَكَذَا وَهَكَذَا يَعْنِي مُعْتَرِضًا
قَالَ أَبُو دَاوُدَ وَبَسَطَ بِيَدَيْهِ يَمِينًا وَشِمَالًا مَادًّا يَدَيْهِ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah mengabarkan kepada kami Mahmud bin Ghailan[1] dia berkata; telah menceritakan kepada kami Abu Dawud[2] dia berkata; telah menceritakan kepada kami Syu'bah[3]; telah memberitakan kepada kami Sawadah bin Hanzhalah[4] dia berkata; aku mendengar Samurah[5] berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Janganlah kalian tertipu adzan Bilal dan juga warna putih ini, hingga fajar bersinar begini dan begini." Artinya: cahaya yang melintang." Abu Daud (salah seorang perawi hadits ini) berkata: "Dan beliau membentangkan kedua tangannya ke arah kanan dan ke arah kiri dengan memenjangkan kedua tangannya."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Mahmud bin Ghailan, Al 'Adawiy Al Marwaziy, Abu Ahmad, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 239 H, hidup di Baghdad, wafat di Kufur Jadiya.
  2. [2] Sulaiman bin Daud bin Al Jarud, Ath Thayyalisiy, Abu Daud, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 204 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  3. [3] Syu'bah bin Al Hajjaj bin Al Warad, Al Azdiy Al Wasithiy, Abu Bistham, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 160 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  4. [4] Sawadah bin Hanzhalah, Al Qusyayiriy, Tabi'in kalangan pertengahan, hidup di Bashrah.
  5. [5] Samrah bij Jundab bin Hilal, Al Fazariy, Abu Sa'id, Shahabat, wafat tahun 58 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.