Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 5362

Kitab: Minuman

Bab: Larangan membuat perasan nabidz dalam muzaffat, dubba`, hantam dan naqir

حَدَّثَنَا عَمْرٌو النَّاقِدُ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ مَيْسَرَةَ أَنَّهُ سَمِعَ طَاوُسًا يَقُولُا
كُنْتُ جَالِسًا عِنْدَ ابْنِ عُمَرَ فَجَاءَهُ رَجُلٌ فَقَالَ أَنَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ نَبِيذِ الْجَرِّ وَالدُّبَّاءِ وَالْمُزَفَّتِ قَالَ نَعَمْ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Amru An Naqid[1] telah menceritakan kepada kami Sufyan bin Uyainah[2] dari Ibrahim bin Maisarah[3] bahwa dia mendengar Thawus[4] berkata, "Saya duduk di samping Ibnu Umar[5], tiba-tiba datang seorang laki-laki seraya berkata, "Apakah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melarang perasan nabidz dalam bejana yang terbuat dari tembikar, Ad Dubba' dan Al Muzaffat?" Dia menjawab, "Ya."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Amru bin Muhammad bin Bukair bin Muhammad, Al Baghdadiy, Abu 'Utsman, An Naqid, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 232 H, hidup di Baghdad, wafat di Baghdad.
  2. [2] Sufyan bin 'Uyainah bin Abi 'Imran Maimun, Al Hilaliy, Abu Muhammad, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 198 H, hidup di Kufah, wafat di Marur Rawdz.
  3. [3] Ibrahim bin Maysarah, Ath Tha'ifiy, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 132 H, hidup di Marur Rawdz.
  4. [4] Thawus bin Kaisan, Al Yamaniy Al Jundiy, Abu 'Abdur Rahman, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 106 H, hidup di Marur Rawdz, wafat di Marur Rawdz.
  5. [5] Abdullah bin 'Umar bin Al Khaththab bin Nufail, Al 'Adawiy Al Qurasyiy, Abu 'Abdur Rahman, Shahabat, wafat tahun 73 H, hidup di Madinah, wafat di Marur Rawdz.