Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 5362

Kitab: Haji

Bab: Orang yang berihram untuk haji apabila sampai ke makkah harus thawaf dan sa'i

حَدَّثَنِي زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ قَالَ سَأَلْنَا ابْنَ عُمَرَ عَنْ رَجُلٍ قَدِمَ بِعُمْرَةٍ فَطَافَ بِالْبَيْتِ وَلَمْ يَطُفْ بَيْنَ الصَّفَا وَالْمَرْوَةِ أَيَأْتِي امْرَأَتَهُ فَقَالَ
قَدِمَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَطَافَ بِالْبَيْتِ سَبْعًا وَصَلَّى خَلْفَ الْمَقَامِ رَكْعَتَيْنِ وَبَيْنَ الصَّفَا وَالْمَرْوَةِ سَبْعًا وَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى وَأَبُو الرَّبِيعِ الزَّهْرَانِيُّ عَنْ حَمَّادِ بْنِ زَيْدٍ ح و حَدَّثَنَا عَبْدُ بْنُ حُمَيْدٍ أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَكْرٍ أَخْبَرَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ جَمِيعًا عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَحْوَ حَدِيثِ ابْنِ عُيَيْنَةَ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepadaku Zuhair bin Harb[1] Telah menceritakan kepada kami Sufyan bin Uyainah[2] dari Amru bin Dinar[3] ia berkata; Kami bertanya kepada Ibnu Umar[4] mengenai seorang laki-laki yang mengerjakan ibadah umrah, lalu ia thawaf di Baitullah tetapi belum Sa'i antara Shafa dan Marwa. Bolehkah ia menggauli isterinya (bertahallul). Ibnu Umar menjawab, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah melakukan umrah, mula-mula beliau thawaf di Baitullah tujuh kali; kemudian shalat dua raka'at di Maqam Ibrahim, kemudian Sa'i antara Shafa dan Marwah tujuh kali. Sesungguhnya pada diri Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam terdapat suri tauladan yang baik bagi kalian." Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Yahya[5] dan Abu Rabi' Az Zahrani[6] dari Hammad bin Zaid[7] -dalam riwayat lain- Dan Telah meceritakan kepada kami Abdu bin Humaid[8] telah mengabarkan kepada kami Muhamamd bin Bakr[9] telah mengabarkan kepada kami Ibnu Juraij[10] semuanya dari Amru bin Dinar[3] dari Ibnu Umar[4] radliallahu 'anhuma, dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. yakni seperti haditsnya Ibnu Uyainah.

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Zuhair bin Harb bin Syaddad, Al Harasyiy An Nasa'iy, Abu Khaitsamah, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 234 H, hidup di Baghdad, wafat di Baghdad.
  2. [2] Sufyan bin 'Uyainah bin Abi 'Imran Maimun, Al Hilaliy, Abu Muhammad, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 198 H, hidup di Kufah, wafat di Marur Rawdz.
  3. [3] Amru bin Dinar Al Atsram, Al Jumahiy, Abu Muhammad, Al Atsram, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 126 H, hidup di Marur Rawdz.
  4. [4] Abdullah bin 'Umar bin Al Khaththab bin Nufail, Al 'Adawiy Al Qurasyiy, Abu 'Abdur Rahman, Shahabat, wafat tahun 73 H, hidup di Madinah, wafat di Marur Rawdz.
  5. [5] Yahya bin Yahya bin Bukair bin 'Abdur Rahman, At Tamimiy Al Hanzhaliy, Abu Zakariya, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 226 H, hidup di Himsh.
  6. [6] Sulaiman bin Daud, Az Zuhraniy Al 'Atakiy, Abu Ar Rabi', Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 234 H, hidup di Baghdad, wafat di Bashrah.
  7. [7] Hammad bin Zaid bin Dirham, Abu Isma'il, Al Azraq, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 179 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  8. [8] Abdul Hamid bin Humaid bin Nashr, Al Kaisysyiy, Abu Muhammad, Abdu, Tabi'ul Atba' kalangan pertengahan, wafat tahun 249 H, hidup di Himsh, wafat di Karbala.
  9. [9] Muhammad bin Bakkaar bin 'Utsman, Al Bursaniy, Abu 'Utsman, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 204 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  10. [10] Abdul Malik bin 'Abdul 'Aziz bin Juraij, Al Umawiy, Abu Al Walid, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 150 H, hidup di Marur Rawdz.
  11. [11] Amru bin Dinar Al Atsram, Al Jumahiy, Abu Muhammad, Al Atsram, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 126 H, hidup di Marur Rawdz.
  12. [12] Abdullah bin 'Umar bin Al Khaththab bin Nufail, Al 'Adawiy Al Qurasyiy, Abu 'Abdur Rahman, Shahabat, wafat tahun 73 H, hidup di Madinah, wafat di Marur Rawdz.