Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 5362

Kitab: Puasa

Bab: Musafir bukan untuk maksiat boleh berbuka di siang hari bulan ramadan

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى أَخْبَرَنَا أَبُو خَيْثَمَةَ عَنْ حُمَيْدٍ قَالَ
سُئِلَ أَنَسٌ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ صَوْمِ رَمَضَانَ فِي السَّفَرِ فَقَالَ سَافَرْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي رَمَضَانَ فَلَمْ يَعِبْ الصَّائِمُ عَلَى الْمُفْطِرِ وَلَا الْمُفْطِرُ عَلَى الصَّائِمِ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Yahya[1] telah mengabarkan kepada kami Abu Khaitsamah[2] dari Humaid[3] ia berkata; Anas[4] pernah ditanya mengenai puasa Ramadhan saat berada dalam perjalanan, lalu ia menjawab, "Kami dulu pernah bepergian bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pada bulan Ramadhan, namun orang yang berpuasa tidaklah mencela orang yang berbuka, dan yang berbuka juga tidak mencela orang yang berpuasa."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Yahya bin Yahya bin Bukair bin 'Abdur Rahman, At Tamimiy Al Hanzhaliy, Abu Zakariya, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 226 H, hidup di Himsh.
  2. [2] Zuhair bin Mu'awiyah bin Hudaij, Al Ja'fiy, Abu Khaitsamah, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 173 H, hidup di Kufah, wafat di Jazirah.
  3. [3] Humaid bin Abi Humaid, Abu 'Uibaidah, Ath Thawil, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 142 H, hidup di Bashrah.
  4. [4] Anas bin Malik bin An Nadlir bin Dlamdlom bin Zaid bin Haram, Al Anshariy Al Madaniy, Abu Hamzah, Shahabat, wafat tahun 91 H, hidup di Bashrah.