Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4332

Kitab: Thaharah dan sunah-sunahnya

Bab: Buang hajat di tempat yang jauh dari pandangan (gurun)

حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ بْنُ حُمَيْدِ بْنِ كَاسِبٍ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سُلَيْمٍ عَنْ ابْنِ خُثَيْمٍ عَنْ يُونُسَ بْنِ خَبَّابٍ عَنْ يَعْلَى بْنِ مُرَّةَ
أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا ذَهَبَ إِلَى الْغَائِطِ أَبْعَدَ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Ya'qub bin Humaid bin Kasib[1] berkata, telah menceritakan kepada kami Yahya bin Sulaim[2] dari Ibnu Khutsaim[3] dari Yunus bin Khabbab[4] dari Ya'la bin Murrah[5] berkata; "Jika Nabi shallallahu 'alaihi wasallam ingin buang hajat beliau selalu pergi menjauh."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Ya'qub bin Humaid bin Kasib, Al Madaniy, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 240 H, hidup di Madinah.
  2. [2] Yahya bin Sulaim, Ath Tha'ifiy Al Qurasyiy, Abu Muhammad, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 193 H, hidup di Marur Rawdz, wafat di Marur Rawdz.
  3. [3] Abdullah bin 'Utsman bin Khutsaim, Al Qari', Abu 'Utsman, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 132 H, hidup di Marur Rawdz.
  4. [4] Yunus bin Khabbab, Al Usaidiy, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), hidup di Kufah.
  5. [5] Ya'laa bin Murrah bin Wahab, Ats Tsaqafiy , Abu Al Marazim, Shahabat, hidup di Madinah.