Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4332

Kitab: Hukum-hukum

Bab: Mengawinkan pohon kurma

حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ مُوسَى عَنْ إِسْرَائِيلَ عَنْ سِمَاكٍ أَنَّهُ سَمِعَ مُوسَى بْنَ طَلْحَةَ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ يُحَدِّثُ عَنْ أَبِيهِ قَالَ
مَرَرْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي نَخْلٍ فَرَأَى قَوْمًا يُلَقِّحُونَ النَّخْلَ فَقَالَ مَا يَصْنَعُ هَؤُلَاءِ قَالُوا يَأْخُذُونَ مِنْ الذَّكَرِ فَيَجْعَلُونَهُ فِي الْأُنْثَى قَالَ مَا أَظُنُّ ذَلِكَ يُغْنِي شَيْئًا فَبَلَغَهُمْ فَتَرَكُوهُ فَنَزَلُوا عَنْهَا فَبَلَغَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ إِنَّمَا هُوَ الظَّنُّ إِنْ كَانَ يُغْنِي شَيْئًا فَاصْنَعُوهُ فَإِنَّمَا أَنَا بَشَرٌ مِثْلُكُمْ وَإِنَّ الظَّنَّ يُخْطِئُ وَيُصِيبُ وَلَكِنْ مَا قُلْتُ لَكُمْ قَالَ اللَّهُ فَلَنْ أَكْذِبَ عَلَى اللَّهِ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Ali bin Muhammad[1] berkata, telah menceritakan kepada kami Ubaidullah bin Musa[2] dari Isra'il[3] dari Simak[4] Bahwasanya ia mendengar Musa bin Thalhah bin Ubaidullah[5] menceritakan dari Bapaknya[6] ia berkata, "Aku bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melewati kebun kurma, beliau melihat orang-orang mengawinkan kurma. Lalu beliau bersabda: "Apa yang mereka lakukan?" para sahabat menjawab, "Mereka mengambil yang laki-laki untuk digabungkan dengan yang perempuan." Beliau bersabda: "Aku melihat bahwa perbuatan mereka tidak ada gunanya." Perkataan beliau itu sampai ke telinga mereka hingga mereka meninggalkannya sehingga hasil panen mereka pun gagal. Kejadian tersebut akhirnya juga sampai kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau lalu bersabda: "Ucapan itu hanya perkiraan, jika memang pengawinan itu bermanfaat hendaklah mereka melakukannya. Aku hanyalah manusia biasa sebagaimana kalian, perkiraan itu bisa benar dan bisa salah. Tetapi apa yang aku katakan kepada kalian adalah firman Allah, maka sekali-kali aku tidak akan berdusta kepada Allah."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Ali bin Muhammad bin Ishaq, Ath Thanafisiy Al Kufiy, Abu Al Hasan, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 233 H, hidup di Qirqisiya.
  2. [2] Ubaidullah bin Musa bin Abi Al Mukhtar Badzam, Al 'Abasiy, Abu Muhammad, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 213 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.
  3. [3] Isra'il bin Yunus bin Abi Ishaq, As Subay'iy Al Hamdaniy, Abu Yusuf, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 160 H, hidup di Kufah.
  4. [4] Simak bin Harb bin Aus, Adz Dzahaliy Al Bakriy, Abu Al Mughirah, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 123 H.
  5. [5] Musa bin Thalhah bin 'Ubaidillah, At Taymiy Al Madaniy, Abu 'Isa, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 103 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.
  6. [6] Thalhah bin 'Ubaidillah bin 'Utsman, Al Qurasyiy At Taymiy, Abu Muhammad, Al Khairu Al Fayyadl, Shahabat, wafat tahun 36 H, hidup di Madinah, wafat di Bashrah.