Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4332

Kitab: Talak

Bab: Talaknya budak wanita dan masa iddahnya

قَالَ أَبُو عَاصِمٍ فَذَكَرْتُهُ لِمُظَاهِرٍ فَقُلْتُ حَدِّثْنِي كَمَا حَدَّثْتَ ابْنَ جُرَيْجٍ فَأَخْبَرَنِي عَنْ الْقَاسِمِ عَنْ عَائِشَةَ
عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ طَلَاقُ الْأَمَةِ تَطْلِيقَتَانِ وَقُرْؤُهَا حَيْضَتَانِ

Terjemahan/Arti Hadits:

Abu Ashim[1] berkata, "Lalu aku sebutkan hal itu kepada Muzhahir[2] -aku berkata; "Ceritakanlah kepadaku sebagaimana engkau ceritakan kepada Ibnu Juraij-, lalu ia pun mengabarkan kepadaku, dari Al Qasim[3] dari 'Aisyah[4] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Talaknya seorang budak perempuan itu dua kali, dan masa tungguhnya adalah dua kali haid."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Adl Dlahhaak bin Makhlad bin Adl Dlahhaak bin Muslim, Abu 'Ashim, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 212 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  2. [2] Muzhahir bin Aslam, Al Qurasyiy Al Makhzumiy, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, hidup di Madinah.
  3. [3] Al Qasim bin Muhammad bin Abi Bakar Ash Shiddiq, Abu Muhammad, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 106 H, hidup di Madinah.
  4. [4] Aisyah binti Abi Bakar Ash Shiddiq, At Taymiyyah, Ummu 'Abdullah, Ummu Al Mu'minin, Shahabat, wafat tahun 58 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.