Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4332

Kitab: Nikah

Bab: Al ghail (mensetubuhi isteri saat masih dalam masa-masa menyusui anak)

حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عَمَّارٍ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ حَمْزَةَ عَنْ عَمْرِو بْنِ مُهَاجِرٍ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَاهُ الْمُهَاجِرَ بْنَ أَبِي مُسْلِمٍ يُحَدِّثُ عَنْ أَسْمَاءَ بِنْتِ يَزِيدَ بْنِ السَّكَنِ وَكَانَتْ مَوْلَاتَهُ أَنَّهَا
سَمِعَتْ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَا تَقْتُلُوا أَوْلَادَكُمْ سِرًّا فَوَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ إِنَّ الْغَيْلَ لَيُدْرِكُ الْفَارِسَ عَلَى ظَهْرِ فَرَسِهِ حَتَّى يَصْرَعَهُ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Hisyam bin Ammar[1] berkata, telah menceritakan kepada kami Yahya bin Hamzah[2] dari Amru bin Muhajir[3] Bahwasanya ia mendengar bapaknya Al Muhajir bin Abu Muslim[4] menceritakan dari Asma bin inti Yazid bin As Sakan[5] -ia adalah mantan budaknya- ia mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Janganlah kalian membunuh anak-anak kalian dengan diam-diam. Demi dzat yang jiwa Muhammad ada dalam genggaman-Nya, sesungguhnya dampak dari perbuatan ghail (mensetubuhi isteri disaat masih mensusui) akan tetap berlanjut sampai anak tersebut menjadi seorang penunggang kuda, hingga kuda tersebut membantingnya."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Hisyam bin 'Ammar bin Nushair bin Maisarah bin Aban, As Sulamiy, Abu Al Walid, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 245 H, hidup di Syam, wafat di Dujail.
  2. [2] Yahya bin Hamzah bin Waqid, Al Hadlramiy Al Batlahiy, Abu 'Abdur Rahman, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 183 H, hidup di Syam.
  3. [3] Amru bin Al Muhajir bin Abi Muslim, Al Anshariy Ad Damasyqiy, Abu 'Ubaid, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 139 H, hidup di Syam.
  4. [4] Muhajir bin Abi Muslim, Al Anshariy, Tabi'in kalangan pertengahan, hidup di Syam.
  5. [5] Asma' binti Yazid bin As Sakan, Al Anshariyyah Al Asyhaliayah, Ummu Salamah, Shahabiyah, hidup di Madinah.