Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 3367

أَخْبَرَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ حَدَّثَنَا حُمَيْدٌ عَنْ أَنَسٍ قَالَ أَهْدَى بَعْضُ أَزْوَاجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَيْهِ قَصْعَةً فِيهَا ثَرِيدٌ وَهُوَ فِي بَيْتِ بَعْضِ أَزْوَاجِهِ فَضَرَبَتْ الْقَصْعَةَ فَانْكَسَرَتْ فَجَعَلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَأْخُذُ الثَّرِيدَ فَيَرُدُّهُ فِي الصَّحْفَةِ وَهُوَ يَقُولُ كُلُوا غَارَتْ أُمُّكُمْ ثُمَّ انْتَظَرَ حَتَّى جَاءَتْ قَصْعَةٌ صَحِيحَةٌ فَأَخَذَهَا فَأَعْطَاهَا صَاحِبَةَ الْقَصْعَةِ الْمَكْسُورَةِ قَالَ عَبْد اللَّهِ نَقُولُ بِهَذَا

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah mengabarkan kepada kami Yazid bin Harun[1] telah menceritakan kepada kami Humaid[2] dari Anas[3], ia berkata; "Sebagian isteri Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pernah memberi hadiah kepada beliau sepiring tsarid, sementara beliau berada di rumah sebagian isterinya, kemudian isterinya itu memukul piring tersebut hingga pecah, maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mengambil tsarid (yang terjatuh) dan mengembalikannya ke dalam piring, beliau lalu bersabda: "Makanlah, ibu kalian telah cemburu." Kemudian beliau menunggu hingga datang piring yang baik, lalu beliau mengambilnya dan memberikannya kepada pemilik piring yang pecah." Abdullah berkata; "Kami berpendapat dengan hal ini."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Yazid bin Harun, As Sulamiy, Abu Khalid, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 206 H, hidup di Hait, wafat di Hait .
  2. [2] Humaid bin Abi Humaid, Abu 'Uibaidah, Ath Thawil, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 142 H, hidup di Bashrah.
  3. [3] Anas bin Malik bin An Nadlir bin Dlamdlom bin Zaid bin Haram, Al Anshariy Al Madaniy, Abu Hamzah, Shahabat, wafat tahun 91 H, hidup di Bashrah.