Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 3367

حَدَّثَنَا خَالِدُ بْنُ مَخْلَدٍ حَدَّثَنَا مَالِكٌ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُتْبَةَ عَنْ زَيْدِ بْنِ خَالِدٍ الْجُهَنِيِّ وَأَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سُئِلَ عَنْ الْأَمَةِ تَزْنِي وَلَمْ تُحْصَنْ فَقَالَ إِنْ زَنَتْ فَاجْلِدُوهَا ثُمَّ إِنْ زَنَتْ فَاجْلِدُوهَا ثُمَّ إِنْ زَنَتْ فَاجْلِدُوهَا قَالَ مَا أَدْرِي فِي الثَّالِثَةِ أَوْ فِي الرَّابِعَةِ فَبِيعُوهَا وَلَوْ بِضَفِيرٍ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Khalid bin Makhlad[1] telah menceritakan kepada kami Malik[2] dari Ibnu Syihab[3] dari 'Ubaidullah bin Abdullah bin 'Utbah[4] dari Zaid bin Khalid Al Juhani[5] serta Abu Hurairah[6] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam ditanya mengenai seorang budak wanita yang berzina dan belum menikah. Beliau bersabda; "Apabila ia berzina, maka cambuklah dia, jika masih berzina, maka cambuklah dia, jika masih berzina, maka cambuklah dia." Abu Hurairah berkata; Aku tidak tahu beliau mengatakan yang ketiga kali atau keempat kalinya: "Kemudian juallah dia walaupun hanya senilai tali pelana."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Khalid bin Makhlad, Al Qathwani Al Bajali, Abu Al Haitsam, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 213 H, hidup di Kufah.
  2. [2] Malik bin Anas bin Malik bin Abi 'Amir, Al Ashbahiy Al Humairiy, Abu 'Abdullah , Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 179 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  3. [3] Muhammad bin Muslim bin 'Ubaidillah bin 'Abdullah bin Syihab, Al Qurasyiy Az Zuhriy, Abu Bakar, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 124 H, hidup di Madinah.
  4. [4] Ubaidullah bin 'Abdullah bin 'Utbah bin Mas'ud, Al Hudzaliy, Abu 'Abdullah , Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 98 H, hidup di Madinah .
  5. [5] Zaid bin Khalid, Al Juhaniy Al MAdaniy, Abu 'Abdur Rahman, Shahabat, wafat tahun 68 H, hidup di Kufah, wafat di Madinah.
  6. [6] Abdur Rahman bin Shakhr, Ad Dawsiy Al Yamaniy, Abu Hurairah, Shahabat, wafat tahun 57 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.