Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 3367

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الرَّقَاشِيُّ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ زُرَيْعٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدٌ هُوَ ابْنُ إِسْحَقَ بْنِ يَسَارٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ التَّيْمِيُّ عَنْ أَبِي الْهَيْثَمِ بْنِ نَصْرِ بْنِ دَهْرٍ الْأَسْلَمِيِّ عَنْ أَبِيهِ قَالَ كُنْتُ فِيمَنْ رَجَمَهُ قَالَ أَبُو مُحَمَّد يَعْنِي مَاعِزَ بْنَ مَالِكٍ فَلَمَّا وَجَدَ مَسَّ الْحِجَارَةِ جَزِعَ جَزَعًا شَدِيدًا قَالَ فَذَكَرْنَا ذَلِكَ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فَهَلَّا تَرَكْتُمُوهُ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah mengabarkan kepada kami Muhammad bin Abdullah Ar Raqasyi[1] telah menceritakan kepada kami Yazid bin Zurai'[2] telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ishaq bin Yasar[3] telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ibrahim At Taimi[4] dari Abu Al Haitsami bin Nashr bin Dahr Al Aslami[5] dari Ayahnya[6] ia berkata; aku termasuk diantara orang yang merajamnya. -Abu Muhammad berkata; yaitu Ma'iz bin Malik- Tatkala dia merasakan lemparan bebatuan, dia sangat gelisah. Nashr bin Dahr Al Aslami berkata; Kemudian kami menyebutkan hal itu kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Lalu beliau bersabda: "Tidakkah kalian meninggalkannya?"

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Muhammad bin 'Abdullah bin Muhammad bin 'Abdul Malik bin Muslim, Ar Ruqasyiy, Abu 'Abdullah , Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 219 H, hidup di Bashrah.
  2. [2] Yazid bin Zurai', Al 'Iysiy, Abu Mu'awiyah, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 182 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  3. [3] Muhammad bin Ishaq bin Yasar, Al Muthallibiy, Abu Bakar, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 150 H, hidup di Madinah, wafat di Baghdad.
  4. [4] Muhammad bin Ibrahim bin Al Harits bin Khalid, At Taymiy Al Qurasyiy, Abu 'Abdullah , Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 120 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  5. [5] Abu Al Haitsam bin Nashr bin Dahr, Al Aslamiy, Abu Al Haitsam , Tabi'in kalangan pertengahan.
  6. [6] Nashr bin Dahri bin Al Akhram, Al Aslamiy, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, hidup di Madinah.