Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 3367

أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَوْنٍ أَخْبَرَنَا شَرِيكٌ عَنْ قَيْسِ بْنِ وَهْبٍ عَنْ أَبِي الْوَدَّاكِ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ وَرَفَعَهُ أَنَّهُ قَالَ فِي سَبَايَا أَوْطَاسٍ لَا تُوطَأُ حَامِلٌ حَتَّى تَضَعَ حَمْلَهَا وَلَا غَيْرُ ذَاتِ حَمْلٍ حَتَّى تَحِيضَ حَيْضَةً

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah mengabarkan kepada kami 'Amr bin 'Aun[1] telah mengabarkan kepada kami Syarik[2] dari Qais bin Wahb[3] dari Abu Al Waddak[4] dari Abu Sa'id[5] -dia telah merafa'kannya- dia berkata mengenai para tawanan wanita Authas; "Wanita hamil tidak boleh digauli hingga ia melahirkan kandungannya, sedangkan yang tidak hamil, hingga ia mengalami haid satu kali."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Amru bin 'Aun bin Aus bin Al Ja'di, Al Wasithiy Al Bazzar, Abu 'Utsman, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 225 H, hidup di Bashrah, wafat di Hait.
  2. [2] Syarik bin 'Abdullah bin Abi Syarik, An Nakha'iy, Abu 'Abdullah , Qadliy, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 177 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.
  3. [3] Qais bin Wahab, Al Hamdaniy, Tabi'in kalangan biasa, hidup di Kufah.
  4. [4] Jabar bin Nauf, Abu Al Waddak, Tabi'in kalangan biasa, hidup di Kufah.
  5. [5] Sa'ad bin Malik bin Sinan bin 'Ubaid, Al Khudriy Al Anshariy, Abu Sa'id, Shahabat, wafat tahun 74 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.