Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 3367

أَخْبَرَنَا أَبُو عَاصِمٍ أَخْبَرَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ أَخْبَرَنِي مُظَاهِرٌ وَهُوَ ابْنُ أَسْلَمَ أَنَّهُ سَمِعَ الْقَاسِمَ بْنَ مُحَمَّدٍ عَنْ عَائِشَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لِلْأَمَةِ تَطْلِيقَتَانِ وَقُرْؤُهَا حَيْضَتَانِ قَالَ أَبُو عَاصِمٍ سَمِعْتُهُ مِنْ مُظَاهِرٍ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah mengabarkan kepada kami Abu 'Ashim[1] telah mengabarkan kepada kami Ibnu Juraij[2] telah mengabarkan kepadaku Muzhahir yaitu Ibnu Aslam[3] bahwa ia mendengar Al Qasim bin Muhammad[4] dari 'Aisyah[5] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam beliau bersabda: "Seorang budak memiliki dua kali cerai, dan quru`nya (masa iddahnya) adalah dua kali haid." Abu 'Ashim[1] berkata; aku mendengarnya dari Muzhahir[7].

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Adl Dlahhaak bin Makhlad bin Adl Dlahhaak bin Muslim, Abu 'Ashim, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 212 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  2. [2] Abdul Malik bin 'Abdul 'Aziz bin Juraij, Al Umawiy, Abu Al Walid, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 150 H, hidup di Marur Rawdz.
  3. [3] Muzhahir bin Aslam, Al Qurasyiy Al Makhzumiy, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, hidup di Madinah.
  4. [4] Al Qasim bin Muhammad bin Abi Bakar Ash Shiddiq, Abu Muhammad, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 106 H, hidup di Madinah.
  5. [5] Aisyah binti Abi Bakar Ash Shiddiq, At Taymiyyah, Ummu 'Abdullah, Ummu Al Mu'minin, Shahabat, wafat tahun 58 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.