Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 3367

أَخْبَرَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ أَخْبَرَنَا هِشَامٌ عَنْ بُدَيْلٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُبَيْدِ بْنِ عُمَيْرٍ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَأْكُلُ طَعَامًا فِي سِتَّةِ نَفَرٍ مِنْ أَصْحَابِهِ فَجَاءَ أَعْرَابِيٌّ فَأَكَلَهُ بِلُقْمَتَيْنِ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَا إِنَّهُ لَوْ ذَكَرَ اسْمَ اللَّهِ لَكَفَاكُمْ فَإِذَا أَكَلَ أَحَدُكُمْ فَلْيَذْكُرْ اسْمَ اللَّهِ فَإِنْ نَسِيَ أَنْ يَذْكُرَ اسْمَ اللَّهِ فَلْيَقُلْ بِسْمِ اللَّهِ أَوَّلَهُ وَآخِرَهُ أَخْبَرَنَا بُنْدَارٌ حَدَّثَنَا مُعَاذُ بْنُ هِشَامٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ بُدَيْلٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُبَيْدِ بْنِ عُمَيْرٍ عَنْ أُمِّ كُلْثُومٍ عَنْ عَائِشَةَ بِهَذَا الْحَدِيثِ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah mengabarkan kepada kami Yazid bin Harun[1] telah mengabarkan kepada kami Hisyam[2] dari Budail[3] dari Abdullah bin 'Ubaid bin 'Umair[4] dari 'Aisyah[5] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam sedang menyantap memakan bersama enam orang sahabatnya, tiba-tiba seorang badui datang dan langsung memakannya dengan hanya dua kali suapan. Maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Ketahuilah, apabila ia menyebut nama Allah, niscaya makanan tersebut dapat mencukupi kalian. Apabila salah seorang dari kalian makan, hendaknya ia menyebut nama Allah, apabila ia lupa menyebut nama Allah, hendaknya ia mengatakan; BISMILLAAHI AWWALAHU WA AAKHIRAHU." (dengan nama Allah, pada awal dan akhirnya)." Telah mengabarkan kepada kami Bundar[6] telah menceritakan kepada kami Mu'adz bin Hisyam[7] dari Ayahnya[8] dari Budail[3] dari Abdullah bin 'Ubaid bin 'Umari[10] dari Ummu Kultsum[11] dari 'Aisyah[5] dengan hadits seperti ini.

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Yazid bin Harun, As Sulamiy, Abu Khalid, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 206 H, hidup di Hait, wafat di Hait .
  2. [2] Hisyam bin Abi 'Abdullah Sanbar, Ad Dastuwa'i Ar Rib'i, Abu Bakar, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 154 H, hidup di Bashrah.
  3. [3] Budail bin Maisarah, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 130 H, hidup di Bashrah.
  4. [4] Abdullah bin 'Ubaid bin 'Umair, Al Laitsiy, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 113 H, hidup di Marur Rawdz, wafat di Syam.
  5. [5] Aisyah binti Abi Bakar Ash Shiddiq, At Taymiyyah, Ummu 'Abdullah, Ummu Al Mu'minin, Shahabat, wafat tahun 58 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  6. [6] Muhammad bin Basysyar bin 'Utsman, Al 'Abdiy, Abu Bakar, Bindar, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 252 H, hidup di Bashrah.
  7. [7] Mu'adz bin Hisyam bin Abi 'Abdullah , Ad Dustuwa'iy, Abu 'Abdullah , Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 200 H, hidup di Bashrah.
  8. [8] Hisyam bin Abi 'Abdullah Sanbar, Ad Dastuwa'i Ar Rib'i, Abu Bakar, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 154 H, hidup di Bashrah.
  9. [9] Budail bin Maisarah, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 130 H, hidup di Bashrah.
  10. [10] Abdullah bin 'Ubaid bin 'Umair, Al Laitsiy, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 113 H, hidup di Marur Rawdz, wafat di Syam.
  11. [11] Ummu Kaltsum (dari 'Aisyah RAh) , Al Laitsiyyah, Ummu Kaltsum, Tabi'in kalangan pertengahan, hidup di Marur Rawdz.
  12. [12] Aisyah binti Abi Bakar Ash Shiddiq, At Taymiyyah, Ummu 'Abdullah, Ummu Al Mu'minin, Shahabat, wafat tahun 58 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.