Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 3367

أَخْبَرَنَا النَّضْرُ بْنُ شُمَيْلٍ حَدَّثَنَا بَهْزُ بْنُ حَكِيمٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدَّهِ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ فِي كُلِّ إِبِلٍ سَائِمَةٍ فِي كُلِّ أَرْبَعِينَ بِنْتُ لَبُونٍ لَا تُفَرَّقُ إِبِلٌ عَنْ حِسَابِهَا مَنْ أَعْطَاهَا مُؤْتَجِرًا بِهَا فَلَهُ أَجْرُهَا وَمَنْ مَنَعَهَا فَإِنَّا آخِذُوهَا وَشَطْرَ إِبِلِهِ عَزْمَةٌ مِنْ عَزَمَاتِ اللَّهِ لَا يَحِلُّ لِآلِ مُحَمَّدٍ مِنْهَا شَيْءٌ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah mengabarkan kepada kami An Nadlr bin Syumail[1] telah menceritakan kepada kami Bahz bin Hakim[2] dari Ayahnya[3] dari Kakeknya[4] ia berkata, "Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Pada setiap empat puluh unta yang digembala, zakatnya adalah satu ekor bintu Labun (anak unta yang berumur dua tahun). Unta tidak boleh dipisahkan dari bilangan jumlahnya, barangsiapa memberinya dengan tujuan untuk mendapatkan pahala maka baginya pahalanya, dan barangsiapa menahannya maka kami akan mengambilnya ditambah setengah untanya. Itulah kewajiban di antara kewajiban-kewajiban dari Allah, dan tidak halal bagi keluarga Muhammad sedikitpun darinya."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] An Nadlir bin Syumail, Abu Al Hasan, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 203 H, hidup di Himsh, wafat di Kafar Jadiya.
  2. [2] Bahza bin Hakim bin Mu'awiyah bin Hidah, Abu 'Abdul Malik , Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), hidup di Bashrah.
  3. [3] Hakim bin Mu'awiyah bin Haydah, Tabi'in kalangan pertengahan, hidup di Bashrah.
  4. [4] Mu'awiyah bin Hayyadah bin Mu'awiyah bin Qusyair, Al_Qusyairiy, Tabi'in kalangan pertengahan, hidup di Bashrah .