Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 7008

Kitab: Perilaku budi pekerti yang terpuji

Bab: Sabda nabi shallallahu 'alaihi wa sallam "sekiranya aku boleh mengambil kekasih…"

حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ حَرْبٍ أَخْبَرَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي مُلَيْكَةَ قَالَ
كَتَبَ أَهْلُ الْكُوفَةِ إِلَى ابْنِ الزُّبَيْرِ فِي الْجَدِّ فَقَالَ أَمَّا الَّذِي قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَوْ كُنْتُ مُتَّخِذًا مِنْ هَذِهِ الْأُمَّةِ خَلِيلًا لَاتَّخَذْتُهُ أَنْزَلَهُ أَبًا يَعْنِي أَبَا بَكْرٍ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah bercerita kepada kami Sulaiman bin Harb[1] telah mengabarkan kepada kami Hammad bin Zaid[2] dari Ayyub[3] dari Abdullah bin Abu Mulaikah[4] berkata; "Penduduk Kufah menulis surat kepada Ibnu Az Zubair[5] (bertanya) tentang kedudukan kakek (dalam fara'idl/warisan), maka Ibnu Az Zubair berkata; "Adapun yang ada adalah seperti yang disabdakan oleh Nabi shallallahu 'alaihi wasallam: "Seandainya aku diperbolehkan dari ummat ini mengambil seseorang sebagai puncak kekasih, pasti aku mengambilnya (Abu Bakr) ". Beliau menempatkannya sebagai bapak, maksudnya Abu Bakr".

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Sulaiman bin Harb bin Bujail, Al Azdiy Al Makkiy, Abu Ayyub, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 224 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  2. [2] Hammad bin Zaid bin Dirham, Abu Isma'il, Al Azraq, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 179 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  3. [3] Ayyub bin Abi Tamimah Kaysan, As Sikhtiyaniiy, Abu Bakar, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 131 H, hidup di Bashrah.
  4. [4] Abdullah bin 'Ubaidillah bin Mulaikah, At Taymiy, Abu Muhammad, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 117 H, hidup di Marur Rawdz, wafat di Marur Rawdz.
  5. [5] Abdullah bin Az Zubair bin Al 'Awwam bin Khuwailid bin Asad, Al Asadiy Al Qurasyiy, Abu Bakar, Shahabat, wafat tahun 73 H, hidup di Marur Rawdz, wafat di Marur Rawdz.