Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 7008

Kitab: Mandi

Bab: Mencuci bagian badan yang terkena sesuatu yang keluar dari kemaluan wanita

حَدَّثَنَا أَبُو مَعْمَرٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَارِثِ عَنْ الْحُسَيْنِ قَالَ يَحْيَى وَأَخْبَرَنِي أَبُو سَلَمَةَ أَنَّ عَطَاءَ بْنَ يَسَارٍ أَخْبَرَهُ أَنَّ زَيْدَ بْنَ خَالِدٍ الْجُهَنِيَّ أَخْبَرَهُ أَنَّهُ سَأَلَ عُثْمَانَ بْنَ عَفَّانَ فَقَالَ
أَرَأَيْتَ إِذَا جَامَعَ الرَّجُلُ امْرَأَتَهُ فَلَمْ يُمْنِ قَالَ عُثْمَانُ يَتَوَضَّأُ كَمَا يَتَوَضَّأُ لِلصَّلَاةِ وَيَغْسِلُ ذَكَرَهُ قَالَ عُثْمَانُ سَمِعْتُهُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَسَأَلْتُ عَنْ ذَلِكَ عَلِيَّ بْنَ أَبِي طَالِبٍ وَالزُّبَيْرَ بْنَ الْعَوَّامِ وَطَلْحَةَ بْنَ عُبَيْدِ اللَّهِ وَأُبَيَّ بْنَ كَعْبٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ فَأَمَرُوهُ بِذَلِكَ
قَالَ يَحْيَى وَأَخْبَرَنِي أَبُو سَلَمَةَ أَنَّ عُرْوَةَ بْنَ الزُّبَيْرِ أَخْبَرَهُ أَنَّ أَبَا أَيُّوبَ أَخْبَرَهُ أَنَّهُ سَمِعَ ذَلِكَ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Abu Ma'mar[1] telah menceritakan kepada kami 'Abdul Warits[2] dari Al Husain[3], Yahya[4] berkata, dan telah mengabarkan kepadaku Abu Salamah[5] bahwa 'Atha' bin Yasar[6] mengabarkan kepadanya, bahwa Zaid bin Khalid Al Juhaini[7] mengabarkan kepadanya, bahwa dia bertanya kepada 'Utsman bin 'Affan[8], "Bagaimana pendapatmu bila seseorang berhubungan dengan isterinya tapi tidak keluar air mani?" 'Utsman bin 'Affan menjawab, "Hendaknya ia berwudlu sebagaimana wudlu untuk shalat, lalu mencuci kemaluannya." 'Utsman lalu melanjutkan ucapannya, "Aku mendengarnya dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, dan aku juga pernah bertanya kepada 'Ali bin Abu Thalib, Az Zubair bin Al 'Awam, Thalhah bin 'Ubaidullah dan Ubay bin Ka'b? radliallahu 'anhum. Mereka semua memerintahkan seperti itu." Yahya[4] berkata, telah mengabarkan kepadaku Abu Salamah[5] bahwa 'Urwah bin Az Zubair[11] mengabarkan kepadanya, bahwa Abu Ayyub[12] mengabarkan kepadanya, bahwa ia mendengar seperti itu dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Abdullah bin 'Amru bin Abi Al Hajjaj Maisarah, At Tamimiy Al Manqiriy, Abu Ma'mar, Al Maq'ad, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 224 H, hidup di Bashrah.
  2. [2] Abdul Warits bin Sa'id bin Dzakwan, Al 'Anbariy At Tanuriy, Abu 'Ubaidah, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 180 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  3. [3] Al Husain bin Dzakwan, Al 'Audzi, Al Muktib Al Mu'allim, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 145 H, hidup di Bashrah.
  4. [4] Yahya bin Abi Katsir Shalih bin Al Mutawakkil, Ath Tha'iy Al Bashriy, Abu Nashr, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 132 H, hidup di Yamamah.
  5. [5] Abdullah bin 'Abdur Rahman bin 'Auf, Az Zuhriy, Abu Salamah, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 94 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  6. [6] Atha' bin Yasar, Al Hilaliy, Abu Muhammad, Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 103 H, hidup di Madinah, wafat di Iskandariyah.
  7. [7] Zaid bin Khalid, Al Juhaniy Al MAdaniy, Abu 'Abdur Rahman, Shahabat, wafat tahun 68 H, hidup di Kufah, wafat di Madinah.
  8. [8] Utsman bin 'Affan bin Abi Al 'Ash bin Umayyah, Al Qurasyiy Al Umawiy, Abu 'Amru, Dzu An Nurain, Shahabat, wafat tahun 35 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  9. [9] Yahya bin Abi Katsir Shalih bin Al Mutawakkil, Ath Tha'iy Al Bashriy, Abu Nashr, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 132 H, hidup di Yamamah.
  10. [10] Abdullah bin 'Abdur Rahman bin 'Auf, Az Zuhriy, Abu Salamah, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 94 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  11. [11] Urwah bin Az Zubair bin Al 'Awwam bin Khuwailid bin Asad bin 'Abdul 'Izzi bin Qu, Al Asadiy, Abu 'Abdullah , Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 93 H, hidup di Madinah.
  12. [12] Khalid bin Zaid bin Kulaib, Al Anshari, Abu Ayyub, Shahabat, wafat tahun 50 H, hidup di Madinah, wafat di Negeri Rumawi.