Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 7008

Kitab: Gadai

Bab: Jika orang yang menggadaikan, penerima gadai dan selainnya berselisih maka bukti harus diberikan oleh pihak penuduh

حَدَّثَنَا خَلَّادُ بْنُ يَحْيَى حَدَّثَنَا نَافِعُ بْنُ عُمَرَ عَنْ ابْنِ أَبِي مُلَيْكَةَ قَالَ كَتَبْتُ إِلَى ابْنِ عَبَّاسٍ فَكَتَبَ إِلَيَّ
إِنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَضَى أَنَّ الْيَمِينَ عَلَى الْمُدَّعَى عَلَيْهِ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Khallad bin Yahya[1] telah menceritakan kepada kami Nafi' bin 'Umar[2] dari Ibnu Abi Mulaikah[3] berkata; "Aku menulis surat kepada Ibnu 'Abbas[4] lalu dia membalasnya dengan menjelaskan bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam telah menetapkan bahwa sumpah wajib bagi siapa yang tertuduh".

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Khallad bin Yahya bin Shafwan, Abu Muhamad, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 213 H, hidup di Kufah, wafat di Marur Rawdz.
  2. [2] Nafi' bin 'Umar bin 'Abdullah bin Jamil bin 'Amir, Al Jumahiy Al Qurasyiy, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 169 H, hidup di Marur Rawdz, wafat di Marur Rawdz.
  3. [3] Abdullah bin 'Ubaidillah bin Mulaikah, At Taymiy, Abu Muhammad, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 117 H, hidup di Marur Rawdz, wafat di Marur Rawdz.
  4. [4] Abdullah bin 'Abbas bin 'Abdul Muthallib bin Hasyim , Al Qurasyiy Al Hasyimiy, Abu Al 'Abbas, Shahabat, wafat tahun 68 H, hidup di Marur Rawdz, wafat di Tha'if.