Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ حَدَّثَنَا زَائِدَةُ عَنْ الرُّكَيْنِ بْنِ الرَّبِيعِ عَنْ حُصَيْنِ بْنِ قَبِيصَةَ عَنْ عَلِيٍّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ
كُنْتُ رَجُلًا مَذَّاءً فَسَأَلْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ إِذَا رَأَيْتَ الْمَذْيَ فَتَوَضَّأْ وَاغْسِلْ ذَكَرَكَ وَإِذَا رَأَيْتَ فَضْخَ الْمَاءِ فَاغْتَسِلْ
فَذَكَرْتُهُ لِسُفْيَانَ فَقَالَ قَدْ سَمِعْتُهُ مِنْ رُكَيْنٍ حَدَّثَنَا مُعَاوِيَةُ وَابْنُ أَبِي بُكَيْرٍ قَالَا حَدَّثَنَا زَائِدَةُ حَدَّثَنَا الرُّكَيْنُ بْنُ الرَّبِيعِ بْنِ عَمِيلَةَ الْفَزَارِيُّ فَذَكَرَ مِثْلَهُ وَقَالَا فَضْخَ الْمَاءِ وَحَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي بُكَيْرٍ حَدَّثَنَا زَائِدَةُ وَقَالَ فَضْخَ أَيْضًا

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Abdurrahman[1] telah menceritakan kepada kami Za`idah[2] dari Ar Rukain bin Ar Rabi'[3] dari Hushain bin Qabishah[4] dari Ali Radhiallah 'anhu[5], dia berkata; Saya adalah lelaki yang sering mengeluarkan madzi, maka saya menanyakannya kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, dan beliau menjawab: "Jika melihat madzi berwudhulah dan cucilah kemaluanmu, namun jika melihat bekas pancaran mani maka mandilah." Saya sampaikan hal itu kepada Sufyan[6], dia berkata; Saya mendengarnya dari Rukain[7], telah menceritakan kepada kami Mu'awiyah[8] dan Ibnu Abu Bukair[9] berkata; telah menceritakan kepada kami Za`idah[2] telah menceritakan kepada kami Ar Rukain bin Ar Rabi' bin 'Amilah Al Fazari[11] lalu menyebutkan seperti di atas. Dia berkata; "Bekas pancaran mani" dan telah menceritakan kepada kami Ibnu Abu Bukair[9] telah menceritakan kepada kami Za`idah[2] dan berkata; "Bekas pancaran" juga.

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Abdur Rahman bin Mahdiy bin Hassan bin 'Abdur Rahman, Al 'Anbariy Al Lu'lu'iy, Abu Sa'id, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 198 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  2. [2] Za'idah bin Qudamah, Ats Tsaqafi, Abu Ash Shalti, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 161 H, hidup di Kufah, wafat di Ardlurum.
  3. [3] Rukain bin Ar Rabi' bin 'Amaliyah, Abu Ar Rabi', Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 131 H, hidup di Kufah.
  4. [4] Hushain bin Qabishah, Tabi'in kalangan tua, hidup di Kufah.
  5. [5] Ali bin Abi Thalib bin 'Abdu Al Muthallib bin Hasyim bin 'Abdi Manaf, Al Hasyimiy, Abu Al Hasan, Abu Turab, Shahabat, wafat tahun 40 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.
  6. [6] Sufyan bin Sa'id bin Masruq, Ats Tsauriy, Abu 'Abdullah , Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 161 H, hidup di Kufah, wafat di Bashrah.
  7. [7] Rukain bin Ar Rabi' bin 'Amaliyah, Abu Ar Rabi', Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 131 H, hidup di Kufah.
  8. [8] Mu'awiyah bin 'Amru bin Al Mahlab, Al Ma'aniy Al Azdiy, Abu 'Amru, Ibnu Al Kirmaniy, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 214 H, hidup di Kufah, wafat di Baghdad.
  9. [9] Yahya bin Abi Bukair Nusr, Al Karmaniy Al Asadiy, Abu Zakariya, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 208 H, hidup di Baghdad.
  10. [10] Za'idah bin Qudamah, Ats Tsaqafi, Abu Ash Shalti, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 161 H, hidup di Kufah, wafat di Ardlurum.
  11. [11] Rukain bin Ar Rabi' bin 'Amaliyah, Abu Ar Rabi', Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 131 H, hidup di Kufah.
  12. [12] Yahya bin Abi Bukair Nusr, Al Karmaniy Al Asadiy, Abu Zakariya, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 208 H, hidup di Baghdad.
  13. [13] Za'idah bin Qudamah, Ats Tsaqafi, Abu Ash Shalti, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 161 H, hidup di Kufah, wafat di Ardlurum.