Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ وَحَجَّاجٌ قَالَ حَدَّثَنِي شُعْبَةُ عَنْ قَتَادَةَ عَنِ النَّضْرِ بْنِ أَنَسٍ عَنِ بَشِيرِ بْنِ نَهِيكٍ عَنِ أَبِي هُرَيْرَةَ
أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْعُمْرَى جَائِزَةٌ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ja'far[1] berkata; telah menceritakan kepada kami Syu'bah[2] dan Hajjaj[3]. (Muhammad bin Ja'far) menerangkan; telah menceritakan kepadaku Syu'bah[2] dari Qatadah[5] dari An Nadhr bin Anas[6] dari Basyir bin Nahik[7] dari Abu Hurairah[8] berkata; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "'Umro itu adalah dibolehkan."

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. 1] Muhammad bin Ja'far , Al Hudzaliy, Abu 'Abdullah , Ghundar, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 193 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  2. [2] Syu'bah bin Al Hajjaj bin Al Warad, Al Azdiy Al Wasithiy, Abu Bistham, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 160 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  3. [3] Hajjaj bin Muhammad, Abu Muhammad, Al A'war, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 206 H, hidup di Syam, wafat di Baghdad.
  4. [4] Syu'bah bin Al Hajjaj bin Al Warad, Al Azdiy Al Wasithiy, Abu Bistham, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 160 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  5. [5] Qatadah bin Da'amah bin Qatadah, As Sadusiy, Abu Al Khaththab, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 117 H, hidup di Bashrah, wafat di Hait.
  6. [6] An Nadlir bin Anas bin Malik, Abu Malik, Tabi'in kalangan pertengahan, hidup di Bashrah.
  7. [7] Basyir bin Nahik, Abu Asy Sya'sya', Tabi'in kalangan pertengahan, hidup di Bashrah.
  8. [8] Abdur Rahman bin Shakhr, Ad Dawsiy Al Yamaniy, Abu Hurairah, Shahabat, wafat tahun 57 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.