Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ أَنْبَأَنَا أَبُو عَامِرٍ الْمُزَنِيُّ حَدَّثَنَا شَيْخٌ مِنْ بَنِي تَمِيمٍ قَالَ
خَطَبَنَا عَلِيٌّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَوْ قَالَ قَالَ عَلِيٌّ يَأْتِي عَلَى النَّاسِ زَمَانٌ عَضُوضٌ يَعَضُّ الْمُوسِرُ عَلَى مَا فِي يَدَيْهِ قَالَ وَلَمْ يُؤْمَرْ بِذَلِكَ قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ
{ وَلَا تَنْسَوْا الْفَضْلَ بَيْنَكُمْ }
وَيَنْهَدُ الْأَشْرَارُ وَيُسْتَذَلُّ الْأَخْيَارُ وَيُبَايِعُ الْمُضْطَرُّونَ قَالَ وَقَدْ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ بَيْعِ الْمُضْطَرِّينَ وَعَنْ بَيْعِ الْغَرَرِ وَعَنْ بَيْعِ الثَّمَرَةِ قَبْلَ أَنْ تُدْرِكَ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Husyaim[1] telah menceritakan kepada kami Abu 'Amir Al Muzani[2] telah menceritakan kepada kami seorang syaikh dari Bani Tamim[3] berkata; Ali[4] Radliallah 'anhu menyampaikan hutbah di hadapan kami, atau Ali Radliallah 'anhu berkata; "Akan datang suatu masa yang keras lagi penuh kezhaliman, orang orang yang bakhil akan menahan apa yang ada di tangannya, padahal mereka tidak diperintahkan demikian, karena Allah 'azza wajalla berfirman: (Dan janganlah kamu melupakan keutamaan di antara kamu.) Orang-orang yang jahat akan bangkit, orang-orang pilihan akan dihinakan, dan orang-orang yang dalam kesempitan terpaksa untuk berjual beli." Ali Radliallah 'anhu berkata; "Padahal Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melarang hal itu, yaitu jual beli bagi orang yang terpaksa dan jual beli yang mengandung unsur penipuan serta jual beli buah sebelum layak panen."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Husyaim bin Basyir bin Al Qasim bin Dinar, As Sulamiy, Abu Mu'awiyah, Ibnu Abi Khazim, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 183 H, hidup di Hait, wafat di Baghdad.
  2. [2] Shalih bin Rustum, Al Muzaniy, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 152 H, hidup di Bashrah.
  3. [3] Nama tidak diketahui.
  4. [4] Ali bin Abi Thalib bin 'Abdu Al Muthallib bin Hasyim bin 'Abdi Manaf, Al Hasyimiy, Abu Al Hasan, Abu Turab, Shahabat, wafat tahun 40 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.