Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ آدَمَ حَدَّثَنَا شَرِيكٌ عَنْ عُثْمَانَ بْنِ أَبِي زُرْعَةَ عَنْ سَالِمِ بْنِ أَبِي الْجَعْدِ عَنْ عَلِيِّ بْنِ عَلْقَمَةَ عَنْ عَلِيٍّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ
أُهْدِيَ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَغْلٌ أَوْ بَغْلَةٌ فَقُلْتُ مَا هَذَا قَالَ بَغْلٌ أَوْ بَغْلَةٌ قُلْتُ وَمِنْ أَيِّ شَيْءٍ هُوَ قَالَ يُحْمَلُ الْحِمَارُ عَلَى الْفَرَسِ فَيَخْرُجُ بَيْنَهُمَا هَذَا قُلْتُ أَفَلَا نَحْمِلُ فُلَانًا عَلَى فُلَانَةَ قَالَ لَا إِنَّمَا يَفْعَلُ ذَلِكَ الَّذِينَ لَا يَعْلَمُونَ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Yahya Bin Adam[1] Telah menceritakan kepada kami Syarik[2] dari Utsman Bin Abu Zur'ah[3] dari Salim Bin Abu Al Ja'd[4] dari Ali Bin 'Alqamah[5] dari Ali[6], dia berkata; Rasulullah diberi hadiah seekor baghal jantan atau betina, maka aku bertanya; "Apa ini?" Beliau menjawab: "Baghal jantan atau betina." Aku bertanya; "Dari apa dia?" Beliau menjawab: " (Baghal lahir) atas perkawainan silang antara keledai dan kuda, maka lahirlah diantara keduanya binatang ini." Aku bertanya; "Apakah bisa kita kawinkan antara fulan atas fulanah?" Beliau menjawab; "Yang melakukan demikian itu hanya orang-orang yang tidak mengetahui."

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. 1] "Yahya bin Adam bin Sulaiman, maula keluarga Abi Mu'ith", Al Umawiy, Abu Zakariya, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 203 H, hidup di Kufah, wafat di Falisthina.
  2. [2] Syarik bin 'Abdullah bin Abi Syarik, An Nakha'iy, Abu 'Abdullah , Qadliy, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 177 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.
  3. [3] Utsman bin Al Mughirah, Ats_Tsaqafiy, Abu Al Mughirah, Al A'sya Ibnu Abi Zur'ah, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), hidup di Kufah.
  4. [4] Salim bin Abi Al Ja'di Rafi', Al Ghathafaniy Al Asyja'iy, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 97 H, hidup di Kufah.
  5. [5] Ali bin 'Alqamah, Al Anshariy, Tabi'in kalangan pertengahan, hidup di Kufah.
  6. [6] Ali bin Abi Thalib bin 'Abdu Al Muthallib bin Hasyim bin 'Abdi Manaf, Al Hasyimiy, Abu Al Hasan, Abu Turab, Shahabat, wafat tahun 40 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.