Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَابِقٍ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ طَهْمَانَ عَنْ مَنْصُورٍ عَنِ الْمِنْهَالِ بْنِ عَمْرٍو عَنْ نُعَيْمِ بْنِ دِجَاجَةَ
أَنَّهُ قَالَ دَخَلَ أَبُو مَسْعُودٍ عُقْبَةُ بْنُ عَمْرٍو الْأَنْصَارِيُّ عَلَى عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ فَقَالَ لَهُ عَلِيٌّ أَنْتَ الَّذِي تَقُولُ لَا يَأْتِي عَلَى النَّاسِ مِائَةُ سَنَةٍ وَعَلَى الْأَرْضِ عَيْنٌ تَطْرِفُ إِنَّمَا قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَأْتِي عَلَى النَّاسِ مِائَةُ سَنَةٍ وَعَلَى الْأَرْضِ عَيْنٌ تَطْرِفُ مِمَّنْ هُوَ حَيٌّ الْيَوْمَ وَاللَّهِ إِنَّ رَجَاءَ هَذِهِ الْأُمَّةِ بَعْدَ مِائَةِ عَامٍ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Muhammad Bin Sabiq[1] Telah menceritakan kepada kami Ibrahim Bin Thahman[2] dari Manshur[3] dari Al Minhal Bin 'Amru[4] dari Nu'aim Bin Dijajah[5], dia berkata; Abu Mas'ud Uqbah Bin 'Amru Al Anshari datang kepada Ali Bin Abu Thalib, kemudian Ali[6] berkata kepadanya; "Kamukah yang berkata; tidak akan sampai pada manusia seratus tahun dan di atas muka bumi mata yang berkedip, akan tetapi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidak akan sampai pada manusia seratus tahun dan di muka bumi mata yang berkedip dari orang yang hidup pada hari ini." Demi Allah harapan Ummat ini adalah setelah seratus tahun."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Muhammad bin Sabiq, Al Bazzaz At Tamimiy, Abu Ja'far, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 213 H, hidup di Baghdad, wafat di Baghdad.
  2. [2] Ibrahim bin Thahman bin Syu'bah, Al Khirasaniy Al Makkiy, Abu Sa'id, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun , hidup di Himsh, wafat di Marur Rawdz.
  3. [3] Manshur bin Al Mu'tamir, As Sulamiy, Abu 'Ittab, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 132 H, hidup di Kufah.
  4. [4] Al Minhal bin 'Amru, Tabi'in kalangan biasa, hidup di Kufah.
  5. [5] Nu'aim bin Dajajah, Al Asadiy, Tabi'in kalangan pertengahan, hidup di Kufah.
  6. [6] Ali bin Abi Thalib bin 'Abdu Al Muthallib bin Hasyim bin 'Abdi Manaf, Al Hasyimiy, Abu Al Hasan, Abu Turab, Shahabat, wafat tahun 40 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.