Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ عَلِيٍّ عَنْ زَائِدَةَ عَنْ سِمَاكٍ عَنْ حَنَشٍ عَنْ عَلِيٍّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ
قَالَ لِي النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا تَقَدَّمَ إِلَيْكَ خَصْمَانِ فَلَا تَسْمَعْ كَلَامَ الْأَوَّلِ حَتَّى تَسْمَعَ كَلَامَ الْآخَرِ فَسَوْفَ تَرَى كَيْفَ تَقْضِي
قَالَ فَقَالَ عَلِيٌّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ فَمَا زِلْتُ بَعْدَ ذَلِكَ قَاضِيًا

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Husain Bin Ali[1] dari Zaidah[2] dari Simak[3] dari Hanas[4] dari Ali[5], dia berkata; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berkata kepadaku: "Apabila datang kepadamu dua orang yang berselisih, maka jangan hanya mendengarkan perkataan orang pertama tetapi sampai kamu mendengar dari perkataan orang ke dua, maka kamu akan dapat melihat bagaimana memutuskannya." Hanas berkata; Ali berkata; "Maka setelah itu aku terus menjadi Qadli (hakim)."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Al Husain bin 'Ali bin Al Walid, Al Ju'fi, Abu 'Abdullah, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 203 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.
  2. [2] Za'idah bin Qudamah, Ats Tsaqafi, Abu Ash Shalti, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 161 H, hidup di Kufah, wafat di Ardlurum.
  3. [3] Simak bin Harb bin Aus, Adz Dzahaliy Al Bakriy, Abu Al Mughirah, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 123 H.
  4. [4] Hanasy bin Al Mu'tamir, Abu Al Mu'tamir, Tabi'in kalangan pertengahan, hidup di Kufah.
  5. [5] Ali bin Abi Thalib bin 'Abdu Al Muthallib bin Hasyim bin 'Abdi Manaf, Al Hasyimiy, Abu Al Hasan, Abu Turab, Shahabat, wafat tahun 40 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.