Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا خَلَفٌ حَدَّثَنَا خَالِدٌ عَنْ مُطَرِّفٍ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنِ الْحَارِثِ عَنْ عَلِيٍّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ
أَنَّ رَسُولَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى أَنْ يَرْفَعَ الرَّجُلُ صَوْتَهُ بِالْقِرَاءَةِ قَبْلَ الْعِشَاءِ وَبَعْدَهَا يُغَلِّطُ أَصْحَابَهُ وَهُمْ يُصَلُّونَ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Khalaf[1] Telah menceritakan kepada kami Khalid[2] dari Mutharrif[3] dari Abu Ishaq[4] dari Al Harits[5] dari Ali[6], bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melarang seseorang meninggikan suaranya ketika membaca Al Qur'an baik sebelum maupun sesudah Isya, dikhawatirkan akan membuat salah teman-temannya yang sedang Shalat.

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Khalaf bin Al Walid, Abu Al Walid, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, hidup di Marur Rawdz.
  2. [2] Khalid bin 'Abdullah bin 'Abdur Rahman bin Yazaid, Abu Al Haitsam, Ath Thahhan, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 179 H, hidup di Hait, wafat di Hait.
  3. [3] Mutharrif bin Tharif, Al Haritsiy, Abu 'Abdur Rahman, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 141 H, hidup di Kufah.
  4. [4] Amru bin 'Abdullah bin 'Ubaid, As Suba'iy Al Hamdaniy, Abu Ishaq, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 128 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.
  5. [5] Al Harits bin 'Abdullah , Al Hamdaniy Al Khariqiy, Abu Zuhair, Al A'war, Tabi'in kalangan pertengahan, hidup di Kufah.
  6. [6] Ali bin Abi Thalib bin 'Abdu Al Muthallib bin Hasyim bin 'Abdi Manaf, Al Hasyimiy, Abu Al Hasan, Abu Turab, Shahabat, wafat tahun 40 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.