Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْحَارِثِ عَنْ حَنْظَلَةَ أَنَّهُ سَمِعَ طَاوُسًا يَقُولُ
سَمِعْتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عُمَرَ وَسَأَلَهُ رَجُلٌ فَقَالَ أَنَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الْجَرِّ وَالدُّبَّاءِ قَالَ نَعَمْ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Harits[1] dari Hanzhalah[2] bahwa dia mendengar Thawus[3] berkata, saya pernah mendengar Abdullah bin Umar[4] (ketika) seorang laki-laki bertanya kepadanya, "Apakah Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam melarang Al Jarr dan Ad Duba`?" Ibnu Umar menjawab, "Iya."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Abdullah bin Al Harits bin 'Abdul Malik, Al Qurasyiy Al Makhzumiy, Abu Muhammad, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, hidup di Marur Rawdz.
  2. [2] Hanzhalah bin Abi Sufyan bin 'Abdur Rahman bin Shafwan bin Umayah, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 151 H, hidup di Marur Rawdz.
  3. [3] Thawus bin Kaisan, Al Yamaniy Al Jundiy, Abu 'Abdur Rahman, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 106 H, hidup di Marur Rawdz, wafat di Marur Rawdz.
  4. [4] Abdullah bin 'Umar bin Al Khaththab bin Nufail, Al 'Adawiy Al Qurasyiy, Abu 'Abdur Rahman, Shahabat, wafat tahun 73 H, hidup di Madinah, wafat di Marur Rawdz.