Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ أَخْبَرَنِي عَمْرُو بْنُ دِينَارٍ أَنَّهُ
سَمِعَ رَجُلًا سَأَلَ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عُمَرَ أَيُصِيبُ الرَّجُلُ امْرَأَتَهُ قَبْلَ أَنْ يَطُوفَ بِالصَّفَا وَالْمَرْوَةِ قَالَ أَمَّا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَدِمَ فَطَافَ بِالْبَيْتِ ثُمَّ رَكَعَ رَكْعَتَيْنِ ثُمَّ طَافَ بَيْنَ الصَّفَا وَالْمَرْوَةِ
ثُمَّ تَلَا
{ لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ }

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Rauh[1] telah menceritakan kepada kami Ibnu Juraij[2] telah mengabarkan kepadaku Amru bin Dinar[3] bahwa dia mendengar seorang laki-laki bertanya kepada Abdullah bin Umar, "Bolehkah seorang laki-laki mencampuri isterinya sebelum ia melakukan thawaf fi Shafa dan Marwa?" Ibnu Umar[4] hanya menjawab, " Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam, setelah beliau tiba maka beliau melakukan thawaf di Baitullah, kemudian beliau ruku' (shalat) dua raka'at, lalu beliau thawaf antara Shafa dan Marwa." Kemudian Ibnu Umar menyitir ayat: (telah ada untuk kalian pada diri Rasulullah suri tauladan yang baik)."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Rauh bin 'Ubadah bin Al 'Alaa', Al Qaisi, Abu Muhammad, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 205 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  2. [2] Abdul Malik bin 'Abdul 'Aziz bin Juraij, Al Umawiy, Abu Al Walid, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 150 H, hidup di Marur Rawdz.
  3. [3] Amru bin Dinar Al Atsram, Al Jumahiy, Abu Muhammad, Al Atsram, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 126 H, hidup di Marur Rawdz.
  4. [4] Abdullah bin 'Umar bin Al Khaththab bin Nufail, Al 'Adawiy Al Qurasyiy, Abu 'Abdur Rahman, Shahabat, wafat tahun 73 H, hidup di Madinah, wafat di Marur Rawdz.