Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ حَدَّثَنَا أَيُّوبُ عَنْ نَافِعٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَبْصَرَ نُخَامَةً فِي قِبْلَةِ الْمَسْجِدِ فَحَتَّهَا بِيَدِهِ ثُمَّ أَقْبَلَ عَلَى النَّاسِ فَتَغَيَّظَ عَلَيْهِمْ ثُمَّ قَالَ إِنَّ اللَّهَ تَعَالَى تِلْقَاءَ وَجْهِ أَحَدِكُمْ فِي صَلَاتِهِ فَلَا يَتَنَخَّمَنَّ أَحَدُكُمْ قِبَلَ وَجْهِهِ فِي صَلَاتِهِ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Abdirrahman[1] telah menceritakan kepada kami Ayub[2] dari Nafi'[3] dari Ibnu Umar[4], Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam melihat dahak di depan arah kiblat masjid. Maka beliau usap dengan tangannya, lalu beliau menghadap para sahabat dengan sikap marah dan bersabda: " Allah Ta'ala menghadap ke arah wajah kalian ketika shalat. Maka janganlah sekali-kali salah seorang dari kalian berdahak ke arah depan wajahnya ketika menunaikan shalat."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Muhammad bin 'Abdur Rahman, Ath Thufawiy, Abu Al Mundzir, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 187 H, hidup di Bashrah.
  2. [2] Ayyub bin Abi Tamimah Kaysan, As Sikhtiyaniiy, Abu Bakar, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 131 H, hidup di Bashrah.
  3. [3] "Nafi', maula Ibnu 'Umar ", Al Madaniy, Abu 'Abdullah , Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 117 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  4. [4] Abdullah bin 'Umar bin Al Khaththab bin Nufail, Al 'Adawiy Al Qurasyiy, Abu 'Abdur Rahman, Shahabat, wafat tahun 73 H, hidup di Madinah, wafat di Marur Rawdz.