Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا عَبِيدَةُ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى عَنْ رَجُلٍ يُدْعَى صَدُوعَ وَفِي نُسْخَةٍ صَدَقَةَ عَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَ
اعْتَكَفَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ قَالَ فَبُنِيَ لَهُ بَيْتٌ مِنْ سَعَفٍ قَالَ فَأَخْرَجَ رَأْسَهُ مِنْهُ ذَاتَ لَيْلَةٍ فَقَالَ أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّ الْمُصَلِّيَ إِذَا صَلَّى فَإِنَّهُ يُنَاجِي رَبَّهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى فَلْيَعْلَمْ بِمَا يُنَاجِيهِ وَلَا يَجْهَرْ بَعْضُكُمْ عَلَى بَعْضٍ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Abidah[1] telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Abdurrahman bin Abi Laila[2] dari seorang laki-laki yang dipanggil Shadu'[3] -sementara dalam manuskrip tertulis Sedekah- dari Ibu Umar[4] dia berkata; Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam melakukan I'tikaf pada sepuluh hari terakhir (bulan Ramadlan). Ibnu Umar berkata; Maka dibuatkanlah untuk beliau sebuah ruangan khusus dari pelepah kurma. Ibnu Umar melanjutkan berkata; Suatu malam beliau mengeluarkan kepalanya seraya bersabda: "Wahai para manusia, seseorang yang menunaikan shalat, dia sedang bermunajat kepada Rabb-nya Tabaraka Wa Ta'ala, karena itu hendaknya ia mengetahui apa ia panjatkan kepada-Nya. Dan janganlah sebagian kalian mengeraskan suaranya atas sebagian yang lain."

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. 1] Ubaidah bin Humaid bin Shuhaib, At Taymiy Al Laitsiy, Abu 'Abdur Rahman, Al Hadza', Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 190 H, hidup di Kufah, wafat di Baghdad.
  2. [2] Muhammad bin 'Abdur Rahman bin Abi Lailaa, Al Anshariy, Abu 'Abdur Rahman, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 148 H, hidup di Kufah.
  3. [3] Shadaqah bin Yasar, Al Jazariy, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 132 H, hidup di Marur Rawdz.
  4. [4] Abdullah bin 'Umar bin Al Khaththab bin Nufail, Al 'Adawiy Al Qurasyiy, Abu 'Abdur Rahman, Shahabat, wafat tahun 73 H, hidup di Madinah, wafat di Marur Rawdz.