Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ إِسْحَاقَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ أَخْبَرَنَا يُونُسُ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنْ سَالِمٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ قَالَ
سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُهِلُّ مُلَبِّدًا يَقُولُ لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ لَبَّيْكَ لَا شَرِيكَ لَكَ لَبَّيْكَ إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ لَا شَرِيكَ لَكَ لَا يَزِيدُ عَلَى هَؤُلَاءِ الْكَلِمَاتِ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Ali bin Ishaq[1] telah menceritakan kepada kami Abdullah[2] telah mengabarkan kepada kami Yunus[3] dari Zuhri[4] dari Salim[5] dari Abdullah bin Umar[6] dia berkata; saya mendengar Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam membaca talbiyah dalam keadaan mengepalkan rambutnya: "LABBAIK ALLAAHUMMA LABBAIK, ALLAAHUMMA LABBAIK LABBAIK LAA SYARIIKA LAKA LABBAIK, INNAL HAMDA WAN NI'MATA LAKA WAL MULKA LAA SYARIIKA LAKA (Kami menyambut panggilan-Mu Ya Allah kami menyambut panggilan-Mu, tidak ada sekutu bagi-Mu, kami menyambut panggilan-Mu. (Sesungguhnya segala pujian dan nikmat adalah kepunyaan-Mu dan juga segala kerajaan, tidak ada sekutu bagi-Mu.) " Beliau tidak melebihi kalimat ini.

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Ali bin Ishaq, As Sulamiy Al Marwaziy, Abu Al Hasan, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 213 H, hidup di Hiimsh, wafat di Darikan.
  2. [2] Abdullah bin Al Mubarak bin Wadlih, Al Hanzhaliy Al Marwaziy, Abu 'Abdur Rahman, Abdan, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 181 H, hidup di Himash, wafat di Herrat.
  3. [3] Yunus bin Yazid bin Abi An Najjad, Al Ayliy, Abu Zaid, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 159 H, hidup di Syam, wafat di Maru.
  4. [4] Muhammad bin Muslim bin 'Ubaidillah bin 'Abdullah bin Syihab, Al Qurasyiy Az Zuhriy, Abu Bakar, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 124 H, hidup di Madinah.
  5. [5] Salim bin 'Abdullah bin 'Umar bin Al Khaththab, Al 'Adawiy Al Qurasyiy, Abu 'Umar, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 106 H, hidup di Madinah.
  6. [6] Abdullah bin 'Umar bin Al Khaththab bin Nufail, Al 'Adawiy Al Qurasyiy, Abu 'Abdur Rahman, Shahabat, wafat tahun 73 H, hidup di Madinah, wafat di Marur Rawdz.