Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا هَاشِمٌ حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ يَعْنِي شَيْبَانَ عَنْ عُثْمَانَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ
جَاءَ رَجُلٌ إِلَى ابْنِ عُمَرَ فَقَالَ يَا ابْنَ عُمَرَ إِنِّي سَائِلُكَ عَنْ شَيْءٍ تُحَدِّثُنِي بِهِ قَالَ نَعَمْ فَذَكَرَ عُثْمَانَ فَقَالَ ابْنُ عُمَرَ أَمَّا تَغَيُّبُهُ عَنْ بَدْرٍ فَإِنَّهُ كَانَتْ تَحْتَهُ ابْنَةُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَكَانَتْ مَرِيضَةً فَقَالَ لَهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ لَكَ أَجْرَ رَجُلٍ شَهِدَ بَدْرًا وَسَهْمَهُ وَأَمَّا تَغَيُّبُهُ عَنْ بَيْعَةِ الرِّضْوَانِ فَإِنَّهُ لَوْ كَانَ أَحَدٌ أَعَزَّ بِبَطْنِ مَكَّةَ مِنْ عُثْمَانَ لَبَعَثَهُ فَبَعَثَ عُثْمَانَ وَكَانَتْ بَيْعَةُ الرِّضْوَانِ بَعْدَ مَا ذَهَبَ عُثْمَانُ إِلَى مَكَّةَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِيَدِهِ الْيُمْنَى هَذِهِ يَدُ عُثْمَانَ فَضَرَبَ بِيَدِهِ الْأُخْرَى عَلَيْهَا فَقَالَ هَذِهِ لِعُثْمَانَ فَقَالَ لَهُ ابْنُ عُمَرَ اذْهَبْ بِهَذِهِ الْآنَ مَعَكَ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Hasyim[1] telah menceritakan kepada kami Abu Mu'awiyah yakni Syaiban[2] dari Usman bin Abdillah[3] dia berkata, seorang lelaki mendatangi Ibnu Umar, dan berkata; "Wahai Ibnu Umar saya ingin bertanya anda mengenai suatu hal, dengan harapan anda mau menceritakanya kepadaku." Ibnu Umar menjawab, "Baik." Laki-laki itu pun menuturkan kekurangan-kekurangan Usman. Ibnu Umar[4] menjawab: "Berkenaan dengan ketidakikutsertaannya dalam perang Badar, karena isterinya yang juga puteri Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam, saat itu sedang sakit, hingga Nabi Shallallahu'alaihi wasallam bersabda kepadanya, ' kamu akan mendapatkan pahala seperti orang yang ikut perang Badar, dan juga mendapat bagian ghanimah.' Adapun ketidakhadirannya dalam bai'atur ridlwan, kalaulah ada orang yang lebih mulia daripada Usman di dataran Mekkah ini, beliau pasti akan mengutusnya. Beliau mengutus Usman, dan Bai'atur ridlwan terjadi setelah Usman pergi ke Makkah. Kemudian Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam berkata dengan menunjukkan tangan kanannya: 'Inilah tangan Usman.' Lalu beliau menghentakkan tangan kirinya ketangan kanannya seraya berkata, 'Ini adalah untuk Usman." Kontan Ibnu Umar berkata kepada beliau, 'Pulanglah baginda dengan oleh-oleh ini.'"

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Hasyim bin Al Qasim bin Muslim bin Miqsam, Al Laitsiy Al Khurasaniy, Abu AN Nadlor, Qaishar, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 207 H, hidup di Baghdad, wafat di Baghdad.
  2. [2] Syaiban bin 'Abdur Rahman, Al Bashriy, Abu Mu'awiyah, An Nahwaa Al Mu'addib, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 164 H, hidup di Kufah, wafat di Baghdad.
  3. [3] Utsman bin 'Abdullah bin Mawhab, At Taymiy, Abu 'Abdullah , Al A'raj, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 160 H, hidup di Madinah .
  4. [4] Abdullah bin 'Umar bin Al Khaththab bin Nufail, Al 'Adawiy Al Qurasyiy, Abu 'Abdur Rahman, Shahabat, wafat tahun 73 H, hidup di Madinah, wafat di Marur Rawdz.