Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا هَارُونُ بْنُ مَعْرُوفٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ وَهْبٍ أَخْبَرَنِي عَمْرُو بْنُ الْحَارِثِ أَنَّ عَبْدَ الرَّحْمَنِ بْنَ الْقَاسِمِ حَدَّثَهُ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا
عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ إِنَّ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ لَا يَنْكَسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ وَلَا لِحَيَاتِهِ وَلَكِنَّهُمَا آيَةٌ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ فَإِذَا رَأَيْتُمُوهُمَا فَصَلُّوا

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Harun bin Ma'ruf[1] telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Wahab[2] telah mengabarkan kepadaku Amru bin Harits[3], telah mengabarkan kepadanya Abdurrahman bin Qasim[4] dari bapaknya[5], dari Abdullah bin Umar Radliyallahu'anhuma[6] dari Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Gerhana matahari dan bulan tidak terjadi karena kematian seseorang dan tidak pula karena kehidupannya, tetapi keduanya adalah ayat dari ayat-ayat Allah. Apabila kalian melihat keduanya (gerhana), shalatlah."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Harun bin Ma'ruf, Al Marwaziy, Abu 'Ali, Al Khazzaz, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 231 H, hidup di Baghdad, wafat di Baghdad.
  2. [2] Abdullah bin Wahab bin Muslim, Al Qurasyiy, Abu Muhammad, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 197 H, hidup di Maru, wafat di Maru.
  3. [3] Amru bin Al Harits bin Ya'qub, Al Anshariy, Abu Umayyah, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 149 H, hidup di Maru.
  4. [4] Abdur Rahman bin Al Qasim bin Muhammad bin Abi Bakar Ash Shiddiq, At Tamiy, Abu Muhammad, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 126 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  5. [5] Al Qasim bin Muhammad bin Abi Bakar Ash Shiddiq, Abu Muhammad, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 106 H, hidup di Madinah.
  6. [6] Abdullah bin 'Umar bin Al Khaththab bin Nufail, Al 'Adawiy Al Qurasyiy, Abu 'Abdur Rahman, Shahabat, wafat tahun 73 H, hidup di Madinah, wafat di Marur Rawdz.