Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ أَخْبَرَنِي عَاصِمُ بْنُ الْمُنْذِرِ قَالَ
كُنَّا فِي بُسْتَانٍ لَنَا أَوْ لِعُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ نَرْمِي فَحَضَرَتْ الصَّلَاةُ فَقَامَ عُبَيْدُ اللَّهِ إِلَى مَقْرَى الْبُسْتَانِ فِيهِ جِلْدُ بَعِيرٍ فَأَخَذَ يَتَوَضَّأُ فِيهِ فَقُلْتُ أَتَتَوَضَّأُ فِيهِ وَفِيهِ هَذَا الْجِلْدُ فَقَالَ حَدَّثَنِي أَبِي أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا كَانَ الْمَاءُ قُلَّتَيْنِ أَوْ ثَلَاثًا فَإِنَّهُ لَا يَنْجُسُ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Affan[1] telah menceritakan kepada kami Hammad bin Salamah[2] telah mengabarkan kepadaku Ashim bin Mundzir[3] dia berkata; Pernah kami berada di kebun kepunyaan kami atau milik Ubaidullah bin Abdullah bin Umar untuk berlatih tembak-menembak. Kemudian masuklah waktu shalat. Ubaidullah bergegas menuju telaga air kebun yang di sana teronggok kulit unta. Ubaidullah berwudlu disitu. Saya bertanya; Apakah kamu berwudlu di telaga ini padahal disitu ada kulit unta ini? Ubaidullah[4] menjawab; telah menceritakan kepadaku bapakku[5], Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam pernah bersabda: "Jika (volume) air sebanyak dua atau tiga qullah, maka air itu tidak mengandung najis."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Affan bin Muslim bin 'Abdullah , Al Bashriy, Abu 'Utsman, AlSh Shaffar, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 219 H, hidup di Baghdad, wafat di Baghdad.
  2. [2] Hammad bin Salamah bin Dinar, Abu Salamah, Al Khazzaz, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 167 H, hidup di Bashrah.
  3. [3] Ashim bin Al Mundzir bin Az Zubair bin Al 'Awwam, Al Qurasyiy Al Asadiy, Tabi'in kalangan biasa, hidup di Madinah.
  4. [4] Ubaidullah bin 'Abdullah bin 'Umar bin Al Khaththab, Al 'Adawiy, AbuBakar, Tabi'in kalangan pertengahan, hidup di Madinah .
  5. [5] Abdullah bin 'Umar bin Al Khaththab bin Nufail, Al 'Adawiy Al Qurasyiy, Abu 'Abdur Rahman, Shahabat, wafat tahun 73 H, hidup di Madinah, wafat di Marur Rawdz.