Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ غَيْلَانَ حَدَّثَنَا رِشْدِينُ حَدَّثَنِي عَمْرُو بْنُ الْحَارِثِ عَنِ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ سَالِمِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَهُ عَنِ ابْنِ عُمَرَ
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُعْطِي عُمَرَ الْعَطَاءَ فَيَقُولُ لَهُ عُمَرُ أَعْطِهِ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَفْقَرَ إِلَيْهِ مِنِّي فَقَالَ لَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خُذْهُ فَتَمَوَّلْهُ أَوْ تَصَدَّقْ بِهِ وَمَا جَاءَكَ مِنْ هَذَا الْمَالِ وَأَنْتَ غَيْرُ مُشْرِفٍ وَلَا سَائِلٍ فَخُذْهُ وَمَالَا فَلَا تُتْبِعْهُ نَفْسَكَ
قَالَ سَالِمٌ فَمِنْ أَجْلِ ذَلِكَ كَانَ ابْنُ عُمَرَ لَا يَسْأَلُ أَحَدًا شَيْئًا وَلَا يَرُدُّ شَيْئًا حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ غَيْلَانَ حَدَّثَنَا رِشْدِينُ حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ الْحَارِثِ عَنِ ابْنِ شِهَابٍ عَنِ السَّائِبِ بْنِ يَزِيدَ عَنْ حُوَيْطِبِ بْنِ عَبْدِ الْعُزَّى عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ السَّعْدِيِّ عَنْ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ مِثْلَ ذَلِكَ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Ghailan[1] telah menceritakan kepada kami Risydin[2] telah mkenceritakan kepadaku Amru bin Harits[3] dari Ibnu Syihab[4], dari Salim bin Abdillah[5] dari Ibnu Umar[6], dia menceritakan; suatu ketika Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam memberi pemberian kepada Umar. Lalu Umar menjawab: "Wahai Rasulullah, berikan saja kepada orang yang lebih membutuhkan." Rasul berkata: "Ambil saja, jadikanlah sebagai hartamu atau sedekahkan. Jika ada harta seperti ini diberikan kepadamu, dan kamu kurang selera dan juga tidak memintanya, ambil saja. Dan jangan kau ikuti hawa nafsumu." Salim berkata: "Semenjak itu Ibnu Umar tidak pernah meminta atau menolak pemberian seseorang." Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Ghailan[1] telah menceritakan kepada kami Risydin[2] telah menceritakan kepada kami Amru bin Al Harits[9] dari Ibnu Syihab[4], dari Sa'ib bin Yazid[11] dari Khuwaithib bin Abdul Uzza[12], dari Abdullah bin As Sa'diy[13], dari Umar bin Khaththab[14] seperti itu.

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Yahya bin Ghailan bin 'Abdullah , Al Khuza'iy Al Aslamiy, Abu Al Fadlol, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 220 H, hidup di Baghdad.
  2. [2] Risydin bin Sa'ad Muflih, Abu Al Hajjaj, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 188 H, hidup di Maru.
  3. [3] Amru bin Al Harits bin Ya'qub, Al Anshariy, Abu Umayyah, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 149 H, hidup di Maru.
  4. [4] Muhammad bin Muslim bin 'Ubaidillah bin 'Abdullah bin Syihab, Al Qurasyiy Az Zuhriy, Abu Bakar, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 124 H, hidup di Madinah.
  5. [5] Salim bin 'Abdullah bin 'Umar bin Al Khaththab, Al 'Adawiy Al Qurasyiy, Abu 'Umar, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 106 H, hidup di Madinah.
  6. [6] Abdullah bin 'Umar bin Al Khaththab bin Nufail, Al 'Adawiy Al Qurasyiy, Abu 'Abdur Rahman, Shahabat, wafat tahun 73 H, hidup di Madinah, wafat di Marur Rawdz.
  7. [7] Yahya bin Ghailan bin 'Abdullah , Al Khuza'iy Al Aslamiy, Abu Al Fadlol, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 220 H, hidup di Baghdad.
  8. [8] Risydin bin Sa'ad Muflih, Abu Al Hajjaj, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 188 H, hidup di Maru.
  9. [9] Amru bin Al Harits bin Ya'qub, Al Anshariy, Abu Umayyah, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 149 H, hidup di Maru.
  10. [10] Muhammad bin Muslim bin 'Ubaidillah bin 'Abdullah bin Syihab, Al Qurasyiy Az Zuhriy, Abu Bakar, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 124 H, hidup di Madinah.
  11. [11] As Saa'ib bin Yazid bin Sa'id bin Tsumaamah bin Al Aswad, Shahabat, wafat tahun 91 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  12. [12] Huwaithib bin 'Abdul 'Uzzaa, Abu Muhammad, Shahabat, wafat tahun 54 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  13. [13] Abdullah bin As Sa'diy, Al Qurasyiy Al 'Amiriy, Abu Muhammad, Shahabat, wafat tahun 57 H , hidup di Syam.
  14. [14] Umar bin Al Khaththab bin Nufail, Al Qurasyiy Al 'Adawiy, Abu Hafsh, Al Faruq Amirul Mu'minin, Shahabat, wafat tahun 23, hidup di Madinah, wafat di Madinah.