Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ دِينَارٍ مَوْلَى ابْنِ عُمَرَ عَنِ أَبِيهِ عَنِ ابْنِ عُمَرَ
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ مِنْ أَفْرَى الْفِرَى أَنْ يُرِيَ عَيْنَيْهِ فِي الْمَنَامِ مَا لَمْ تَرَيَا

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Abdush Shamad[1] telah menceritakan kepada kami Abdurrahman bin Abdillah bin Dinar[2] -budak Ibnu Umar- dari bapaknya[3] dari Ibnu Umar[4] bahwa Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Kedustaan yang paling dusta ialah seseorang menyatakan bermimpi (atau melihat) padahal tidak."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Abdush Shamad bin 'Abdul Warits bin Sa'id bin Dzakwan, Al 'Anbariy At Tanawwuriy, Abu Sahal, Abdaus, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 207 H, hidup di Bashrah.
  2. [2] Abdur Rahman bin 'Abdullah bin Dinar, Al 'Adawiy, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, hidup di Madinah.
  3. [3] "Abdullah bin Dinar, maula Ibnu 'Umar", Al 'Adawiy Al Madaniy, Abu 'Abdur Rahman, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 127 H, hidup di Madinah.
  4. [4] Abdullah bin 'Umar bin Al Khaththab bin Nufail, Al 'Adawiy Al Qurasyiy, Abu 'Abdur Rahman, Shahabat, wafat tahun 73 H, hidup di Madinah, wafat di Marur Rawdz.