Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا أَبُو النَّضْرِ حَدَّثَنَا أَبُو عَقِيلٍ قَالَ أَبِي وَهُوَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَقِيلٍ صَالِحُ الْحَدِيثِ ثِقَةٌ حَدَّثَنَا عُمَرُ بْنُ حَمْزةَ عَنْ سَالِمٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَ
سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ اللَّهُمَّ الْعَنْ فُلَانًا اللَّهُمَّ الْعَنْ الْحَارِثَ بْنَ هِشَامٍ اللَّهُمَّ الْعَنْ سُهَيْلَ بْنَ عَمْرٍو اللَّهُمَّ الْعَنْ صَفْوَانَ بْنَ أُمَيَّةَ قَالَ فَنَزَلَتْ هَذِهِ الْآيَةُ
{ لَيْسَ لَكَ مِنْ الْأَمْرِ شَيْءٌ أَوْ يَتُوبَ عَلَيْهِمْ أَوْ يُعَذِّبَهُمْ فَإِنَّهُمْ ظَالِمُونَ }
قَالَ فَتِيبَ عَلَيْهِمْ كُلِّهِمْ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Abu An-Nadlr[1] telah menceritakan kepada kami Abu Aqil[2] -bapakku berkata: Abdullah bin Uqil hadisnya layak dipercaya dan kuat hapalan- telah menceritakan kepada kami Umar bin Hamzah[3] dari Salim[4] dari bapaknya[5], dia berkata: aku mendengar Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam berdoa: "Ya Allah, laknatlah si fulan. Ya Allah, laknatlah Al Harits bin Hisyam. Ya Allah, laknatlah Suhail bin Amru. Ya Allah, laknatlah Shafyan bin Umayyah." Dia berkata: lalu turunlah ayat: "Tak ada sedikitpun campur tanganmu dalam urusan mereka itu atau Allah menerima taubat mereka, atau mengazab mereka karena sesungguhnya mereka itu orang-orang yang zalim." Dia berkata: lalu diterimalah taubat mereka semua.

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Hasyim bin Al Qasim bin Muslim bin Miqsam, Al Laitsiy Al Khurasaniy, Abu AN Nadlor, Qaishar, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 207 H, hidup di Baghdad, wafat di Baghdad.
  2. [2] Abdullah bin 'Uqail, Ats Tsaqafiy Al Kufiy, Abu 'Aqil, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, hidup di Baghdad.
  3. [3] Umar bin Hamzah bin 'Abdullah bin 'Umar bin Al Khaththab, Al 'Adawiy Al 'Umariy, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), hidup di Madinah.
  4. [4] Salim bin 'Abdullah bin 'Umar bin Al Khaththab, Al 'Adawiy Al Qurasyiy, Abu 'Umar, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 106 H, hidup di Madinah.
  5. [5] Abdullah bin 'Umar bin Al Khaththab bin Nufail, Al 'Adawiy Al Qurasyiy, Abu 'Abdur Rahman, Shahabat, wafat tahun 73 H, hidup di Madinah, wafat di Marur Rawdz.