Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا أَبُو نُوحٍ أَخْبَرَنَا لَيْثٌ عَنْ يَزِيدَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أُسَامَةَ بْنِ الْهَادِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ دِينَارٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ
أَنَّ أَعْرَابِيًّا مَرَّ عَلَيْهِ وَهُمْ فِي طَرِيقِ الْحَجِّ فَقَالَ لَهُ ابْنُ عُمَرَ أَلَسْتَ فُلَانَ بْنَ فُلَانٍ قَالَ بَلَى قَالَ فَانْطَلَقَ إِلَى حِمَارٍ كَانَ يَسْتَرِيحُ عَلَيْهِ إِذَا مَلَّ رَاحِلَتَهُ وَعِمَامَةٍ كَانَ يَشُدُّ بِهَا رَأْسَهُ فَدَفَعَهَا إِلَى الْأَعْرَابِيِّ فَلَمَّا انْطَلَقَ قَالَ لَهُ بَعْضُنَا انْطَلَقْتَ إِلَى حِمَارِكَ الَّذِي كُنْتَ تَسْتَرِيحُ عَلَيْهِ وَعِمَامَتِكَ الَّتِي كُنْتَ تَشُدُّ بِهَا رَأْسَكَ فَأَعْطَيْتَهُمَا هَذَا الْأَعْرَابِيَّ وَإِنَّمَا كَانَ هَذَا يَرْضَى بِدِرْهَمٍ قَالَ إِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ أَبَرَّ الْبِرِّ صِلَةُ الْمَرْءِ أَهْلَ وُدِّ أَبِيهِ بَعْدَ أَنْ يُوَلِّيَ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Abu Nuh[1] telah mengabarkan kepada kami Laits[2] dari Yazid bin Abdillah bin Usamah bin Hadi[3] dari Abdullah bin Dinar[4] dari Ibnu Umar[5], seorang Arab badui melewatinya saat mereka dalam perjalanan haji. Ibnu Umar bertanya, "Bukankah kamu Fulan bin Fulan?" Dia berkata, "Benar." Dia (Abdullah bin Dinar) berkata: Ibnu Umar bergegas menuju Keledai yang dia gunakan untuk beristirahat jika kelelahan dalam perjalanan, dan ia ambil sorban yang digunakan sebagai penutup kepalanya. Lalu keduanya ia berikan kepada orang baduwi tersebut. Setelah orang baduwi itu pergi, sebagian kami bertanya, "Kamu bergegas dengan penuh rasa senang menuju Keledaimu yang kamu gunakan untuk beristirahat dan juga sorbanmu yang kamu gunakan untuk menutup kepalamu, kemudian kamu berikan keduanya kepada seorang Arab badui ini. Padahal si badui ini sebenarnya sudah senang meskipun hanya diberi satu dirham." Ibnu Umar berkata, "Saya mendengar Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: 'Kebaikan yang paling baik adalah seseorang meneruskan hubungan baik kepada orang-orang yang dicintai ayahnya setelah dia meninggal.'"

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Abdur Rahman bin Ghazwan, Al Khaza'iy atau Adl Dlabbiy, Abu Nuh, Qurad, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 207 H, hidup di Baghdad.
  2. [2] Laits bin Sa'ad bin 'Abdur Rahman, Al Fahmiy, Abu Al Harits, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 175 H, hidup di Maru.
  3. [3] Yazid bin 'Abdullah bin Usamah bin Al Had, Al Laitsiy, Abu 'Abdullah , Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 139 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  4. [4] "Abdullah bin Dinar, maula Ibnu 'Umar", Al 'Adawiy Al Madaniy, Abu 'Abdur Rahman, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 127 H, hidup di Madinah.
  5. [5] Abdullah bin 'Umar bin Al Khaththab bin Nufail, Al 'Adawiy Al Qurasyiy, Abu 'Abdur Rahman, Shahabat, wafat tahun 73 H, hidup di Madinah, wafat di Marur Rawdz.