Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا أَنَسُ بْنُ عِيَاضٍ حَدَّثَنَا عُمَرُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ مَوْلَى غُفْرَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لِكُلِّ أُمَّةٍ مَجُوسٌ ومَجُوسُ أُمَّتِي الَّذِينَ يَقُولُونَ لَا قَدَرَ إِنْ مَرِضُوا فَلَا تَعُودُوهُمْ وَإِنْ مَاتُوا فَلَا تَشْهَدُوهُمْ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Anas bin 'Iyadl[1] telah menceritakan kepada kami Umar bin Abdillah Maula Ghufrah[2] dari Abdullah bin Umar[3], Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam pernah bersabda: "Setiap ummat itu ada kaum majusinya (penyembah api), dan majusi ummatku ialah orang-orang yang mengatakan 'Tidak ada takdir'. Jika mereka sakit maka janganlah kalian menjenguk mereka, dan jika mereka mati maka janganlah kalian menghadiri (penguburan) mereka."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Anas bin 'Iyadl boin Dlamrah , Al Laitsiy, Abu Dlamrah, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 200 H, hidup di Madinah.
  2. [2] Umar bin 'Abdullah, Al Madaniy, Abu Hafsh, Maula Ghufrah, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 146 H, hidup di Madinah.
  3. [3] Abdullah bin 'Umar bin Al Khaththab bin Nufail, Al 'Adawiy Al Qurasyiy, Abu 'Abdur Rahman, Shahabat, wafat tahun 73 H, hidup di Madinah, wafat di Marur Rawdz.