Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ بْن أَحْمَد قَالَ حَدَّثَنِي أَحْمَدُ بْنُ عَبْدَةَ الْبَصْرِيُّ حَدَّثَنَا الْمُغِيرَةُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْحَارِثِ الْمَخْزُومِيُّ حَدَّثَنِي أَبِي عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ الْحَارِثِ عَنْ زَيْدِ بْنِ عَلِيِّ بْنِ حُسَيْنِ بْنِ عَلِيٍّ عَنْ أَبِيهِ عَلِيِّ بْنِ حُسَيْنٍ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي رَافِعٍ مَوْلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ
أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقَفَ بِعَرَفَةَ وَهُوَ مُرْدِفٌ أُسَامَةَ بْنَ زَيْدٍ فَقَالَ هَذَا الْمَوْقِفُ وَكُلُّ عَرَفَةَ مَوْقِفٌ ثُمَّ دَفَعَ يَسِيرُ الْعَنَقَ وَجَعَلَ النَّاسُ يَضْرِبُونَ يَمِينًا وَشِمَالًا وَهُوَ يَلْتَفِتُ وَيَقُولُ السَّكِينَةَ أَيُّهَا النَّاسُ السَّكِينَةَ أَيُّهَا النَّاسُ حَتَّى جَاءَ الْمُزْدَلِفَةَ وَجَمَعَ بَيْنَ الصَّلَاتَيْنِ ثُمَّ وَقَفَ بِالْمُزْدَلِفَةِ فَوَقَفَ عَلَى قُزَحَ وَأَرْدَفَ الْفَضْلَ بْنَ عَبَّاسٍ وَقَالَ هَذَا الْمَوْقِفُ وَكُلُّ الْمُزْدَلِفَةِ مَوْقِفٌ ثُمَّ دَفَعَ وَجَعَلَ يَسِيرُ الْعَنَقَ وَالنَّاسُ يَضْرِبُونَ يَمِينًا وَشِمَالًا وَهُوَ يَلْتَفِتُ وَيَقُولُ السَّكِينَةَ السَّكِينَةَ أَيُّهَا النَّاسُ حَتَّى جَاءَ مُحَسِّرًا فَقَرَعَ رَاحِلَتَهُ فَخَبَّتْ حَتَّى خَرَجَ ثُمَّ عَادَ لِسَيْرِهِ الْأَوَّلِ حَتَّى رَمَى الْجَمْرَةَ ثُمَّ جَاءَ الْمَنْحَرَ فَقَالَ هَذَا الْمَنْحَرُ وَكُلُّ مِنًى مَنْحَرٌ ثُمَّ جَاءَتْهُ امْرَأَةٌ شَابَّةٌ مِنْ خَثْعَمَ فَقَالَتْ إِنَّ أَبِي شَيْخٌ كَبِيرٌ وَقَدْ أَفْنَدَ وَأَدْرَكَتْهُ فَرِيضَةُ اللَّهِ فِي الْحَجِّ وَلَا يَسْتَطِيعُ أَدَاءَهَا فَيُجْزِئُ عَنْهُ أَنْ أُؤَدِّيَهَا عَنْهُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَعَمْ وَجَعَلَ يَصْرِفُ وَجْهَ الْفَضْلِ بْنِ الْعَبَّاسِ عَنْهَا ثُمَّ أَتَاهُ رَجُلٌ فَقَالَ إِنِّي رَمَيْتُ الْجَمْرَةَ وَأَفَضْتُ وَلَبِسْتُ وَلَمْ أَحْلِقْ قَالَ فَلَا حَرَجَ فَاحْلِقْ ثُمَّ أَتَاهُ رَجُلٌ آخَرُ فَقَالَ إِنِّي رَمَيْتُ وَحَلَقْتُ وَلَبِسْتُ وَلَمْ أَنْحَرْ فَقَالَ لَا حَرَجَ فَانْحَرْ ثُمَّ أَفَاضَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَدَعَا بِسَجْلٍ مِنْ مَاءِ زَمْزَمَ فَشَرِبَ مِنْهُ وَتَوَضَّأَ ثُمَّ قَالَ انْزِعُوا يَا بَنِي عَبْدِ الْمُطَّلِبِ فَلَوْلَا أَنْ تُغْلَبُوا عَلَيْهَا لَنَزَعْتُ قَالَ الْعَبَّاسُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي رَأَيْتُكَ تَصْرِفُ وَجْهَ ابْنِ أَخِيكَ قَالَ إِنِّي رَأَيْتُ غُلَامًا شَابًّا وَجَارِيَةً شَابَّةً فَخَشِيتُ عَلَيْهِمَا الشَّيْطَانَ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Abdullah Bin Ahmad, dia berkata; telah menceritakan kepadaku Ahmad Bin 'Abdah Al Bashri[1] Telah menceritakan kepada kami Al Mughirah Bin Abdurrahman Bin Al Harits Al Makhzumi[2] telah menceritakan kepadaku bapakku Abdurrahman Bin Al Harits[3] dari Zaid Bin Ali Bin Husain Bin Ali[4] dari bapaknya Ali Bin Husain[5] dari Ubaidullah Bin Abu Rafi'[6] mantan budak Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, dari Ali Bin Abu Thalib[7], bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam melaksanakan wuquf di Arafah sambil membonceng Usamah Bin Zaid, lalu beliau bersabda: " Ini adalah tempat wuquf, dan semua Arafah adalah tempat wuquf." Lalu beliau bertolak (meninggalkan Arafah) menjalankan untanya dengan perlahan sementara orang-orang berdesak desakan ke kanan dan ke kiri, lalu beliau menoleh ke arah orang-orang seraya bersabda: "Wahai orang-orang tenanglah, wahai orang-orang tenanglah, " sehingga beliau tiba di Muzdalifah dan menjama' dua Shalat, lalu beliau bermalam di Muzdalifah, dan beliau berdiri di atas Quzah sambil membonceng Al Fadlal Bin Abbas seraya bersabda: "Ini adalah tempat berhenti dan semua muzdalifah adalah tempat berhenti", lalu beliau melanjutkan perjalanannya secara perlahan sementara orang-orang berdesak desakan ke kanan dan ke kiri, lalu beliau menoleh ke arah orang-orang seraya bersabda: "Wahai orang-orang tenanglah, " hingga sampai di lembah Muhassir dan berhenti di sana, kemudian beliau menarik (tali kekang untanya) secara perlahan dan untanyapun menurut hingga melewati lembah, lalu beliau kembali berjalan seperti semula, hingga beliau melempar jumrah. Lalu beliau pergi ke manhar (tempat penyembelihan hewan) dan beliau bersabda: "Ini adalah manhar (tempat penyembelihan hewan) dan mina semuanya adalah manhar." Kemudian datanglah seorang gadis dari Khats'am dan bekata; "Sesungguhnya bapakku sudah lanjut usia sementara kewajiban dari Allah berupa haji telah wajib baginya dan dia tidak mampu melaksanakannya, maka apakah sah baginya jika aku yang menggantikan hajinya?" beliau menjawab: "Ya." Dan beliau memalingkan muka Al Fadlal Bin Al Abbas dari gadis tersebut. Kemudian datanglah seorang lelaki kepada beliau dan berkata; "Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku telah melempar jumrah dan menyelesaikan thawaf ifadlah kemudian memakai pakaian, akan tetapi aku belum mencukur rambut." Beliau menjawab; "Tidak mengapa cukurlah." Kemudian datanglah laki-laki lain dan berkata; "Sesungguhnya aku telah melempar jumrah dan mencukur, kemudian memakai pakaian akan tetapi belum menyembelih (hewan)." Maka beliau menjawab: "Tidak mengapa sembelihlah." Kemudian beliau melaksanakan thawaf ifadlah, lalu meminta segayung air Zamzam dan beliau meminumnya kemudian berwudlu dan bersabda: "Ciduklah wahai Bani Abdul MuThalib, kalaulah bukan karena aku khawatir orang-orang akan mengalahkan kalian (berebut untuk memberikan minum dengan air zamzam), niscaya aku akan mengambilnya (sendiri)." Kemudian Al Abbas bertanya; "Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku melihat engkau memalingkan muka anak saudaramu?" Beliau menjawab: "Karena aku melihat ada pemuda dan pemudi, maka aku khawatir Setan akan menggoda keduanya."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Ahmad bin 'Abdah bin Musa, Adl Dlabbiy, Abu 'Abdullah , Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 245 H, hidup di Bashrah.
  2. [2] Al Mughirah bin 'Abdur Rahman bin Al Harits, Abu Hisyam, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 186 H, hidup di Madinah.
  3. [3] Abdur Rahman bin Al Harits bin 'Abdullah , Al Makhzumiy, Abu Al Harits, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 143 H, hidup di Madinah.
  4. [4] Zaid bin 'Ali bin Al Husain, Al Qurasyiy Al Hasyimiy, Abu Al Husain, Tabi'in kalangan biasa, hidup di Madinah, wafat di Kufah.
  5. [5] Ali bin Al Husain bin 'Ali bin Abi Thalib, Al Hasyimiy, Abu Al Husain, Zainu Al 'Abidin, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 93 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  6. [6] "Ubaidullah bin Abi Rafi', maula Nabi SAW ", Al Madaniy, Tabi'in kalangan pertengahan, hidup di Madinah.
  7. [7] Ali bin Abi Thalib bin 'Abdu Al Muthallib bin Hasyim bin 'Abdi Manaf, Al Hasyimiy, Abu Al Hasan, Abu Turab, Shahabat, wafat tahun 40 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.