Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

وَسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَتَكُونَنَّ هِجْرَةٌ بَعْدَ هِجْرَةٍ إِلَى مُهَاجَرِ أَبِيكُمْ إِبْرَاهِيمَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى لَا يَبْقَى فِي الْأَرَضِينَ إِلَّا شِرَارُ أَهْلِهَا وَتَلْفِظُهُمْ أَرَضُوهُمْ وَتَقْذَرُهُمْ رُوحُ الرَّحْمَنِ عَزَّ وَجَلَّ وَتَحْشُرُهُمْ النَّارُ مَعَ الْقِرَدَةِ وَالْخَنَازِيرِ تَقِيلُ حَيْثُ يَقِيلُونَ وَتَبِيتُ حَيْثُ يَبِيتُونَ وَمَا سَقَطَ مِنْهُمْ فَلَهَا

Terjemahan/Arti Hadits:

Dengan sanad seperti hadits sebelumnya -dari Abdullah bin Umar[1] - Saya pernah mendengar Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Akan terus senantiasa ada hijrah setelah hijrah hingga ke tempat hijrah bapak kalian dahulu, Ibrahim alaihissalam, hingga di bumi ini tidak tersisa lagi kecuali seburuk-buruk orang, dan bumi pun memuntahkan mereka, ruh Arrahman juga menjauh dari mereka, dan mereka dibangkitkan bersama kera-kera dan babi-babi. Kera dan babi itu tidur siang ditempat mereka tidur siang, dan bermalam ditempat mereka bermalam, dan daging yang jatuh dari orang itu, menjadi santapan kera dan babi itu.

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Abdullah bin 'Umar bin Al Khaththab bin Nufail, Al 'Adawiy Al Qurasyiy, Abu 'Abdur Rahman, Shahabat, wafat tahun 73 H, hidup di Madinah, wafat di Marur Rawdz.