Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ آدَمَ حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ عَنْ سِمَاكٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَ
كُنْتُ أَبِيعُ الْإِبِلَ بِالْبَقِيعِ فَأَبِيعُ بِالدَّنَانِيرِ وَآخُذُ الدَّرَاهِمَ وَأَبِيعُ بِالدَّرَاهِمِ وَآخُذُ الدَّنَانِيرَ فَأَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ يُرِيدُ أَنْ يَدْخُلَ حُجْرَتَهُ فَأَخَذْتُ بِثَوْبِهِ فَسَأَلْتُهُ فَقَالَ إِذَا أَخَذْتَ وَاحِدًا مِنْهُمَا بِالْآخَرِ فَلَا يُفَارِقَنَّكَ وَبَيْنَكَ وَبَيْنَهُ بَيْعٌ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Adam[1] Telah menceritakan kepada kami Isra`il[2] dari Simak[3] dari Sa'id bin Jubair[4] dari Ibnu Umar[5] dia berkata; Saya menjual Unta di Baqi'. Lalu saya menjual dengan ukuran dirham, kemudian saya menerimanya dengan dinar (yang setara dirham yang saya tetapkan). Namun terkadang saya menjualnya dengan ukuran dinar, namun saya menerimanya dengan dirham (setara dinar yang saya tetapkan). Kemudian saya mendatangi Nabi Shallallahu'alaihi wasallam saat beliau hendak memasuki rumahnya, lalu saya tarik pakaiannya dan bertanya. Beliau menjawab, "Jika kamu menerima dengan salah satu mata uang itu, jangan pembeli meninggalkanmu, padahal antara kamu dan dia masih ada transaksi jual beli -boleh asalkan kontan (cash) --."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] "Yahya bin Adam bin Sulaiman, maula keluarga Abi Mu'ith", Al Umawiy, Abu Zakariya, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 203 H, hidup di Kufah, wafat di Falisthina.
  2. [2] Isra'il bin Yunus bin Abi Ishaq, As Subay'iy Al Hamdaniy, Abu Yusuf, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 160 H, hidup di Kufah.
  3. [3] Simak bin Harb bin Aus, Adz Dzahaliy Al Bakriy, Abu Al Mughirah, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 123 H.
  4. [4] Sa'id bin Jubair bin Hisyam, Al Asadiy, Abu Muhammad, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 94 H, hidup di Kufah, wafat di Iraq.
  5. [5] Abdullah bin 'Umar bin Al Khaththab bin Nufail, Al 'Adawiy Al Qurasyiy, Abu 'Abdur Rahman, Shahabat, wafat tahun 73 H, hidup di Madinah, wafat di Marur Rawdz.