Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا عَبْدُ الْمَلِكِ حَدَّثَنَا هِشَامٌ يَعْنِي ابْنَ سَعْدٍ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ عَنْ أَبِيهِ قَالَ
دَخَلْتُ مَعَ ابْنِ عُمَرَ عَلَى عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُطِيعٍ فَقَالَ مَرْحَبًا بِأَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ ضَعُوا لَهُ وِسَادَةً فَقَالَ إِنَّمَا جِئْتُكَ لِأُحَدِّثَكَ حَدِيثًا سَمِعْتُهُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ نَزَعَ يَدًا مَنْ طَاعَةِ اللَّهِ فَإِنَّهُ يَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ لَا حُجَّةَ لَهُ وَمَنْ مَاتَ وَهُوَ مَفَارِقٌ لِلْجَمَاعَةِ فَإِنَّهُ يَمُوتُ مِيتَةً جَاهِلِيَّةً

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Abdul Malik[1] Telah menceritakan kepada kami Hisyaam yakni Ibnu Sa'd[2] dari Zaid bin Aslam[3] dari bapaknya[4], dia berkata: "Saya mengunjungi Abdullah bin Muthi' bersama Ibnu Umar. Dia berkata, 'Selamat datang wahai Abu Abdurrahmaan, berilah bantal untuknya.' Ibnu Umar[5] lantas berkata, 'Saya mengunjungimu hanya untuk menyampaikan sebuah hadits yang saya dengar dari RasulullahShallallahu'alaihi wasallam Saya telah mendengar Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: 'Barangsiapa yang menarik tangannya (keluar dari kepemimpinan muslimin) yang taat kepada Allah, dia akan datang pada hari kiamat dengan tidak memiliki alasan, dan barangsiapa mati dengan memisahkan diri dari jamaah (muslimin), maka dia mati dalam keadaan jahiliyah.'"

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Abdul Malik bin 'Amru, Al 'Aqadiy Al Qaisiy, Abu 'Amir, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 204 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah .
  2. [2] Hisyam bin Sa'ad, Al Qurasyiy, Abu 'Abbad, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 160 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  3. [3] Zaid bin Aslam, Al 'Adawiy Al Qurasyiy, Abu Usamah, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 136 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  4. [4] Aslam maula 'Umar, Al 'Adawiy, Abu Khalid, Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 80 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  5. [5] Abdullah bin 'Umar bin Al Khaththab bin Nufail, Al 'Adawiy Al Qurasyiy, Abu 'Abdur Rahman, Shahabat, wafat tahun 73 H, hidup di Madinah, wafat di Marur Rawdz.